Pencetus Barisan Celeng Ungkap Isi Klarifikasi PDIP soal Dukungan Ganjar

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 18:27 WIB
Jakarta -

Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo Albertus Sumbogo memenuhi panggilan klarifikasi di DPP PDIP terkait deklarasi dukungan untuk Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024. Pencetus Barisan Celeng Berjuang ini mengungkap pertemuan dengan DPP PDIP secara garis besar membahas perihal langkah partai untuk kontestasi pilpres 2024.

"Dalam pertemuan itu kita lebih banyak sharing, lebih banyak untuk berbicara bagaimana mendeskripsikan, mengonstruksikan langkah-langkah partai bagi pemenang pemilu 2024," kata Sumbogo di pintu masuk DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (15/10/2021).

Sumbogo menerangkan dalam pertemuan itu dirinya menghadap sejumlah petinggi partai, salah satunya Komarudin Watubun sebagai Ketua Bidang Kehormatan Partai. Sumbogo menyebut tidak ada justifikasi dalam pertemuan itu, melainkan hanya bertanya perihal dukungannya terhadap Gubernur Jawa Tengah itu.

"Oh iya jadi kan klarifikasi ini kan ternyata bukan justifikasi ya, saya memang bertanya boleh tidak, ya boleh tentu, wong masyarakat mendukung, SGI mendukung, Seknas Ganjar mendukung Ganjar ya boleh," kata Sumbogo.

Namun, ada tapinya. Sumbogo diminta DPP PDIP untuk mengkonstruksikan jabatannya sebagai wakil ketua DPC PDIP Purworejo. Sumbogo pun akan mempertimbangkannya.

"Tapi selaku ketua DPC PDIP, selaku wakil ketua DPC PDIP sekaligus ketua bapilu itu untuk mengonstruksikan kembali eksistensi saya," tuturnya.

"Iya dan itu nanti akan saya pertimbangkan apakah saya akan mundur dari wakil ketua atau akan tetap di sana justru malah bisa menampung aspirasi dengan lebih baik," sambungnya.

Sumbogo menegaskan tidak ada sanksi atau pun peringatan yang diberikan kepadanya perihal dukungan terhadap Ganjar Pranowo. Sumbogo menyebut DPP PDIP hanya meminta dirinya untuk konstruksi jabatan agar meredam konflik.

"Tidak ada sanksi, jadi kita tidak bicara soal sanksi, tidak bicara soal peringatan, kita ngomong baik-baik saja sebagai keluarga, Jadi ya itu," ujar Sumbogo.

"Saya diminta untuk gini lho, ya coba dipikirkan saya kan, saya tanya, saya diperingatkan tidak, saya dipecat tidak, saya diminta mundur tidak juga, 'kamu kader yang baik kenapa harus mundur' tapi coba dibuat konstruksi yang benar, yang supaya tidak, meredam konflik lah," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, pemanggilan Sumbogo ini terkait dengan deklarasi dukungan untuk Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024. Sumbogo merupakan Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo.

Sementara itu, DPP PDIP menyatakan bakal memberi sanksi kepada pengurus yang mendeklarasikan capres atau cawapres sebelum ada keputusan dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. DPP PDIP tidak akan pandang bulu mau itu pendukung Puan Maharani ataupun Ganjar Pranowo.

"Kalau kita yang menyampaikan, ini (sanksi) berlaku untuk seluruh kader. Jadi kader-kader itu, karena mereka ini ditugaskan partai memimpin struktur, maka mereka harus mengerti aturan-aturan yang berlaku di partai. Ini bukan kecuali, semua kader-kader partai yang terikat, terlibat dalam kongres harus tahu itu," kata Ketua bidang Kehormatan Partai DPP PDIP Komarudin Watubun kepada wartawan.

(whn/isa)