Pemda Diminta Konsisten Awasi Prokes di Tempat Umum

Jihaan Khoirunnissa - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 17:39 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Rerie) meminta agar hasil evaluasi Satgas COVID-19 ditindaklanjuti. Ia menilai pengawasan terhadap perilaku masyarakat di ruang publik harus konsisten dilakukan, bila perlu diberikan sanksi agar masyarakat menjadi semakin disiplin dalam menjalankan kegiatan sesuai protokol kesehatan (prokes) yang ada.

"Hasil evaluasi yang dilakukan Satgas COVID-19 terhadap perilaku masyarakat dalam berkegiatan di ruang publik harus ditindaklanjuti dengan konsisten agar disiplin menjalankan norma baru di ruang publik terus terjaga," katanya dalam keterangannya, Jumat (15/10/2021).

Dia menyebut berdasarkan data Satgas selama periode 4-10 Oktober 2021 tercatat ada 73 dari 368 kabupaten dan kota dengan tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 75%. Selain itu, terdapat 78 kabupaten dan kota yang tingkat kepatuhan menjaga jaraknya kurang dari 75%.

Menurut Rerie, hasil-hasil evaluasi terhadap perkembangan perilaku masyarakat tersebut harus menjadi pertimbangan. Utamanya dalam upaya pembentukan norma-norma baru beraktivitas di ruang publik.

Rerie menilai pengawasan dan edukasi terhadap masyarakat harus konsisten dilakukan sehingga kebiasaan baru yang sesuai dengan prokes bisa diterapkan dengan baik.

Dia berharap para pemangku kepentingan di daerah dapat mendukung warganya dalam proses perubahan perilaku menuju pembentukan norma baru dalam berkegiatan.

Kepatuhan dalam menjalankan prokes dan konsistensi dalam tracing dan testing dinilainya penting, terutama untuk mencegah peningkatan penyebaran virus Corona.

Apalagi dibukanya sejumlah aktivitas di ruang publik menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Untuk itu, dia meminta agar para pemangku kepentingan tetap konsisten menegakkan peraturan dalam sejumlah kegiatan di ruang publik.

"Konsistensi dalam pengawasan perlu dikedepankan agar tingkat kepatuhan masyarakat terhadap disiplin menjalankan protokol kesehatan terus meningkat," tuturnya.

"Sanksi terhadap pelanggaran yang terjadi harus diterapkan secara tepat agar publik terus berlatih untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku di masa pandemi ini," pungkasnya.

(ega/ega)