detikcom Do Your Magic

Suara Ojol agar Jalan Stasiun Manggarai Tak Macet Lagi Usai Penataan

Faiz Iqbal Maulid - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 14:17 WIB
Titik antar-jemput penumpang ojol dan ojek di Stasiun Manggarai yang sudah ditata. (Faiz Iqbal Maulid/detkcom)
Titik antar-jemput penumpang ojol dan ojek di Stasiun Manggarai yang sudah ditata. (Faiz Iqbal Maulid/detkcom)
Jakarta -

Penataan Stasiun Manggarai menjelang selesai. Salah satu yang masih dinantikan adalah solusi agar kemacetan akibat ojol ngetem tidak terjadi lagi di Stasiun Manggarai yang sudah ditata. Para pengemudi (driver) ojol punya aspirasi.

Salah satu driver ojol, Andi (28), berharap ada shelter khusus ojol, bukan sekadar titik antar-jemput saja. Dia memperkirakan, shelter ojol bisa membantu mempercepat penurunan dan pengambilan penumpang.

"Ya sebenarnya bisa cepet kalau ada shelter, karena kan nggak harus capek-capek lagi nyari penumpang di mana kan. Biasanya mah saya 5 sampai 10 menitan deh nunggu penumpang," ujarnya saat ditemui detikcom, Jumat (15/10/2021).

Ia kemudian menyarankan agar segera dibangun shelter ojol di kawasan Stasiun Manggarai.

"Kalau saran sih, ya semoga kami ojek online dan pangkalan disediakan pangkalan masing-masing deh," ujarnya.

Senada dengan Andi, Rahmad (34) mengaku dengan adanya titik penjemputan dapat mempercepat pengambilan penumpang.

"Bisa kok lebih cepet dari biasanya, tapi ya bakal lebih cepet kalau ada shelter ya," kata Rahmad.

Di sisi lain, salah satu ojol, Bima (27) berharap titik penjemputan ojek online yang berada di seberang pintu masuk Stasiun Manggarai dapat segera beroperasi sebagai shelter.

"Ya bisa lebih cepet dari biasanya sih kalau ada spot turun atau ngambil. Semoga deh shelter di seberang sana bisa segera dipakai jadi nggak ganggu jalan juga," ujar Bima.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan pihaknya akan membuat shelter ojol di Stasiun Manggarai.

"Semuanya pasti disiapkan (shelter ojol). Jadi, transit, stasiun terintegrasi yang dibuat selama ini itu mulai dari LRT, commuter, semua sampai dengan busway, angkot, sampai ojol, juga disiapkan. Semua moda transportasi di Jakarta diintegrasikan, sampai bajaj pun kita integrasikan," kata Riza di Balai Kota, Jakarta, Senin (4/11) lalu.

Kawasan Stasiun Manggarai, tak nampak lagi ada aktivitas proyek pembangunan di lokasi, 15 Oktober 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)Kawasan Stasiun Manggarai, tak nampak lagi ada aktivitas proyek pembangunan di lokasi, 15 Oktober 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)

Hingga kini, belum jelas betul apakah akan ada shelter untuk ojol atau tidak. Yang kini ada yakni titik penjemputan dan penurunan penumpang (pick-up dan drop-off) untuk ojek konvensional dan ojol. Lokasi itu belum beroperasi. Papan-papan pemberitahuan lokasi masih terbungkus plastik.

Kegiatan para driver ojol yang menunggu penumpang di Stasiun Manggarai menjadi masalah pada saat Stasiun Manggarai belum ditata kembali, utamanya sebelum pembatasan sosial akibat COVID-19 (PSBB-PPKM). Pada jam-jam sibuk berangkat kerja atau pulang kerja, para driver ojol biasa menunggu di depan stasiun, yakni Jl Manggarai Utara 1, memakan sebagian badan jalan. Kemacetan biasa terjadi.

Kini solusi dinanti, apakah perlu ada shelter untuk para ojol atau cukup titik penjemputan dan penurunan penumpang saja untuk menghilangkan kemacetan akibat ojol.

(dnu/dnu)