RI Sudah Jelaskan Pada AS Soal WNI Pembeli Senjata

RI Sudah Jelaskan Pada AS Soal WNI Pembeli Senjata

- detikNews
Senin, 17 Apr 2006 18:57 WIB
Jakarta - Heboh soal tertangkapnya tiga warga negara Indonesia (WNI) yang membeli senjata di Hawaii membuat sibuk pemerintah. Apalagi mereka menyatakan senjata dan perlengkapan militer yang hendak dibelinya itu atas pesanan pemerintah Indonesia.Untuk mengklirkan masalah ini, pemerintah melalui Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono telah mengklarifikasi perbuatan tiga WNI tersebut kepada AS."Kejadian tersebut sudah dijelaskan kepada pemerintah AS termasuk Dubes AS yang ada di Indonesia," ujar Juwono usai rakor tentang konsep kebijakan umum di kantor Menko Polhukam , Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (17/4/2006).Setelah dijelaskan, terdapat pengertian dari pemerintah AS atas peristiwa tersebut. "Mereka dapat mengerti bahwa itu bukan pengadaan yang sah, yang dilakukan pemerintah Indonesia," jelasnya.Sementara itu mengenai proses pengadilan terhadap WNI tersebut, Juwono mengaku tidak tahu menahu dan menyerahkannya pada pemerintah Amerika. " Saya tidak tahu, itu pengadilan di Hawaii yang merupakan urusan pemerintah Amerika," tandasnya.Tiga WNI yang ditangkap di Hawaii adalah Hadianto Djoko Djuliarso, Ignatius Fernandus Soeharli dan AM. AM adalah salah satu istri kedua pria tersebut dan saat ini telah dibebaskan karena bersih dari tuduhan.Pengacara Hadianto pada sidang hearing di Honolulu 13 April lalu menyatakan, kliennya berbelanja aneka persenjataan dan perlengkapan militer itu untuk kepentingan pemerintah Indonesia.Hadianto adalah director managing PT Ataru Indonesia, yang oleh TNI AU diakui sebagai rekanannya. (ndr/)


Berita Terkait