38 Tahun Jadi Diplomat
Ribhi Mengaku Tak Punya Apa-apa
Senin, 17 Apr 2006 18:47 WIB
Jakarta - Meski mengaku tidak punya apa-apa, mantan Dubes Palestina di Indonesia Ribhi Y Awad mengaku siap pulang ke negaranya. Dia tidak takut dengan kewajiban finansial yang menantinya di negeri pimpinan Mahmoud Abbas itu."Saya tidak takut pada apa pun," tegas Ribhi yang mengenakan kemeja batik coklat seraya menyangkal kabar ketakutannya itu kepada wartawan di Kedubes Palestina, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (17/4/2006).Ketika berlangsung pertemuan Ribhi dengan wartawan, staf Kedubes Palestina yang kini menjabat sebagai Pjs Dubes Palestina, Naseer Wahab, menyebarkan surat berbahasa Indonesia. Surat itu mengatasnamakan Ribhi Awad yang dibuat pada 12 Februari 2006 lalu.Dalam surat itu dikatakan, Ribhi sangat sedih karena akan segera meninggalkan Indonesia. Sebab pemerintah otoritas nasional Palestina di bawah Presiden Mahmoud Abbas telah mengeluarkan SK pensiun dengan alasan Ribhi telah berusia 65 tahun.Disebutkan dalam surat itu, setelah 38 tahun mengabdi di dunia diplomatik, yakni Mesir, Yordania, Siria, Aljazair, Tunisia, Kenya, Finlandia dan Indonesia, dia tidak mempunyai apa-apa untuk menafkahi keluarganya. Ia mengaku tidak punya rumah walaupun rumah sederhana. Dia tidak memiliki apa-apa karena pemerintah Palestina pailit dan tidak lagi mempunyai sumber pemasukan. Seandainya pemerintah Palestina memberikan uang pensiun, itu pun sedikit saja dan sangat tidak mencukupi. Sampai saat ini polisi masih tampak berjaga-jaga di sekitar Kedubes Palestina. Di pelataran kedubes ada 4 mobil merek Suzuki Aerio hitam bernomor CD 104 05, Aerio biru dengan nomor CD 104 13, Daihatsu Feroza ungu bernomor CD 104 19 dan Volvo 960 warna krem tanpa plat nomor.
(umi/)











































