Nomor HP Pernah Diteror, Anggota DPR Apresiasi Kapolri Sikat Pinjol Ilegal

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 11:38 WIB
Habiburokhman
Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra, Habiburokhman (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra, Habiburokhman mengapresiasi langkah cepat Polri memberangus pihak pinjaman online (pinjol) ilegal setelah mendapat arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Habiburokhman bercerita juga pernah terkena teror pinjol.

"Ya kita apresiasi respons cepat Pak Kapolri sikat habis Pinjol ilegal tersebut karena sudah sangat meresahkan masyarakat," kata Habiburokhman saat dihubungi, Jumat (15/10/2021).

Wakil Ketua Umum Gerindra ini menyebut dirinya pernah juga menjadi korban teror pinjaman online. Dia mengaku kala itu ditagih oleh pihak pinjaman online lantaran nomornya tertera pada nomor handphone kenalannya.

"Saya sendiri yang jelas-jelas anggota Komisi III saja pernah jadi korban teror pinjol. Mereka klaim bahwa orang yang mereka tagih adalah kenalan saya karena no HP saya ada di contact list orang tersebut," ucapnya.

Habiburokhman menyebut tindakan tersebut sudah melanggar UU ITE. Menurutnya kalau dengan anggota DPR saja berani, maka pihak pinjol tersebut tidak akan segan meneror masyarakat.

"Kelakuan mereka kan jelas-jelas melanggar UU ITE, kalau dengan anggota Komisi III aja mereka berani teror bagaimana dengan rakyat biasa," tuturnya.

Dia pun mendorong Polri agar memberantas habis pinjol ilegal. Tak hanya operator dan debt collector, dia meminta gar pemilik usaha dan pemegang sahamnya juga harus disikat.

"Sikat habis semua, yang harus disikat bukan hanya operator dan debt collector, tapi juga pemilik usaha dan pemegang sahamnya," sebutnya.