Sebelum Dipukul Polantas Sumut, Warga Sempat Marah-marah Tak Mau Ditilang

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 09:23 WIB
Screenshot viral polisi pukul warga di Deli Serdang (dok. Istimewa)
Foto: Screenshot viral polisi pukul warga di Deli Serdang (dok. Istimewa)

Diketahui, aksi pemukulan itu viral di media sosial. Polantas itu memukul pria itu hingga terkapar.

Terlihat pria itu sempat melakukan perlawanan, tapi kembali dipukul oleh oknum Polantas itu hingga terbaring di tanah. Kemudian terlihat datang seorang polisi lainnya untuk melerai keributan itu.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Yemi Mandagi meminta maaf atas terjadinya peristiwa itu. Dia mengatakan pemukulan itu berawal karena pelanggaran lalu lintas.

"Memang ada sedikit saja ada pelanggaran lalu lintas," tuturnya.

Yemi mengatakan, meski warga melakukan pelanggaran, polisi tidak berhak melakukan pemukulan. Yemi menyebut hal itu melanggar peraturan.

"Pada prinsipnya, bagaimana kita Polri tidak bisa melakukan tindakan pengadilan kepada masyarakat dengan alasan apa pun. Itu tidak boleh," ucap Yemi.

Polantas yang Pukuli Warga Dicopot

Polresta Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), mencopot jabatan oknum polantas Aipad Gonzalves, karena memukul seorang warga hingga terkapar. Aksi polisi memukul warga itu viral di media sosial (medsos).

"Sudah dicopot sebagai anggota Satlantas Polresta Deli Serdang," kata Kapolresta Deli Serdang, Kombes Yemi Mandagi seperti dilansir Antara, Kamis (14/10).

Yemi menyebut bahwa Aipad Gonzalves hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh Propam Polresta Deli Serdang.


(zap/zap)