Sidang Suap Nurdin Abdullah

Eks Ajudan Cerita Momen Nurdin Abdullah Terima SGD 200 Ribu dari Kontraktor

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 08:55 WIB
Saksi yang dihadirkan dalam sidang suap terdakwa Nurdin Abdullah. (Hermawan/detikcom)
Foto: Saksi yang dihadirkan dalam sidang suap terdakwa Nurdin Abdullah. (Hermawan/detikcom)

Syamsul Langsung Serahkan Amplop Berisi Dolar Singapura ke Nurdin Abdullah

Selepas menerima amplop isi duit pecahan SGD tersebut, Syamsul mengaku menyimpan dan menyerahkan ke Nurdin Abdullah pada keesokan harinya.

"Jadi saya terima. Karena sudah agak malam kan tidak mungkin saya langsung serahkan sama beliau, jadi saya simpan dulu yang mulia," kata Syamsul.

"Jadi besok pagi-pagi saya ke Rujab (Rumah Jabatan Gubernur) untuk melaksanakan tugas setelah itu saya serahkan," lanjut Syamsul.

Hakim Ibrahim Palino pun meminta Syamsul lebih detail kepada siapa duit pecahan SGD tersebut diserahkan. "Serahkan kepada siapa?" tanya dia.

Syamsul mengatakan amplop tersebut diserahkan kepada Nurdin Abdullah. "Ke Pak Nurdin di Rumah Jabatan," kata Syamsul.

Nurdin Abdullah Bantah Syamsul Soal Terima Dolar Singapura

Terdakwa Nurdin Abdullah pun menanggapi kesaksian Syamsul. Dia membantah telah menerima amplop tersebut secara langsung dari tangan Syamsul. Menurut versi Nurdin, Syamsul menyimpan amplop itu di Rujab baru melaporkannya.

"Dia melapor ke saya yang mulia, di kantor bahwa dari H. Momo ada saya titip," kata Nurdin menanggapi keterangan Syamsul.

Nurdin juga mengaku sempat kesal kepada H. Momo atas pemberian amplop tersebut. Dia mengaku tak suka dengan cara kontraktor tersebut.

"Jadi saya tanya lagi, loh kok, H. Momo seperti itu. Ingat kan Pak Syamsul, saya kenapa H. Momo libatkan keluarga," kata Nurdin.

Ketua Majelis Hakim, Ibrahim Palino lantas mengkonfirmasi soal penyerahan amplop tersebut, Nurdin Abdullah menegaskan bila dia tak menerima amplop tersebut karena Syamsul menyimpannya di Rujab.

Selanjutnya, Ibrahim meminta kembali agar Syamsul agar menjelaskan lagi, apakah uang itu diserahkan ke Nurdin Abdullah atau justru disimpan di Rujab.

"Jangan ragu Pak, ya," kata Ibrahim, meminta Syamsul agar tak ragu dalam memberikan keterangannya.

Syamsul sendiri sempat mengaku lupa. Namun ketika diminta mengingat kembali, Syamsul mengatakan amplop tersebut memang sempat diterima secara langsung oleh Nurdin Abdullah.

"Izin, seingat saya sempat dipegang yang mulia," pungkas Syamsul.

Untuk diketahui, duit pecahan SGD dalam amplop tersebut total senilai 2.000 SGD. Hal ini terungkap saat H. Momo dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan pada Rabu (22/9) lalu.


(hmw/nvl)