Sidang Suap Nurdin Abdullah

Eks Ajudan Cerita Momen Nurdin Abdullah Terima SGD 200 Ribu dari Kontraktor

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 08:55 WIB
Saksi yang dihadirkan dalam sidang suap terdakwa Nurdin Abdullah. (Hermawan/detikcom)
Foto: Saksi yang dihadirkan dalam sidang suap terdakwa Nurdin Abdullah. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Mantan ajudan terdakwa Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah, Syamsul Bahri mengaku pernah menerima uang sebanyak 200.000 Dolar Singapura (SGD) dari kontraktor H. Momo. Syamsul mengungkapkan, uang yang diterimanya itu diserahkan langsung ke Nurdin Abdullah.

Hal ini diungkapkan Syamsul saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang terdakwa Nurdin Abdullah di Pengadilan Tipikor Makassar yang digelar hingga Kamis (14/10/2021) tengah malam tadi. Ketua Majelis Hakim Ibrahim Palino awalnya bertanya ke Syamsul soal penyerahan uang Dolar Singapura dari H. Momo ke Nurdin Abdullah.

"Ada lagi (penerimaan duit dari kontraktor) Pak H. Momo, bagaimana ceritanya H. Momo itu?" tanya Hakim Ibrahim ke Syamsul.

Syamsul menjelaskan, dia diminta oleh Nurdin Abdullah agar menemui H. Momo. Syamsul kemudian berinisiatif menelepon yang bersangkutan.

"Kalau untuk H. Momo kurang lebih sama, Saya juga diperintahkan ketemu H. Momo, kemudian saya telepon tanyakan posisinya ternyata beliau ada di Makassar, katanya ada di (Hotel) Claro nginap pada saat itu," ujar Syamsul.

"Saya sampaikan Pak Haji Saya mau ketemu, kemudian H. Momo respons iya kapan? Jadi saya bilang mungkin agak malam karena Saya nanti agak malam pulang dari tugas," lanjut Syamsul.

Syamsul mengatakan, dia betul-betul selesai dinas dan pulang ke rumahnya sekitar pukul 23.00 Wita. Dia kemudian mendapat telepon dari H. Momo.

"Pak H. Momo juga mungkin sudah lama menunggu Saya, karena tidak ada kabar. Akhirnya Pak H. Momo telepon, saya bilang, bagaimana Pak, di mana posisi sekarang," ujar Syamsul.

Syamsul mengatakan, dia terus terang mengaku telah pulang ke rumah pribadinya karena sudah malam. Tak disangka, H. Momo menawarkan menemui Syamsul di rumahnya.

"Pak H. Momo bilang kalau begitu bagaimana, apa saya ke rumahnya saja. Saya bilang, kalau begitu silahkan, kalau memang bisa ke rumah," kata Syamsul.

H.Momo pada akhirnya datang ke rumah Syamsul bersama orang kepercayaannya yang bernama Parakkasi alias H. Boi. Singkat cerita, Boi menyerahkan amplop isi duit pecahan SGD.

"Singkat cerita karena itu sudah tengah malam, sama-sama anggotanya, Pak Boi. Jadi Pak Boi yang serahkan amplop itu," katanya.

Lihat juga video 'Terkait Uang Sitaan Rp 3,5 M, Nurdin Abdullah: Itu Bantuan Masjid':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.