Aturan Prokes Baru Masuk RI, WNI dan WNA Wajib Sudah Divaksin

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 14 Okt 2021 20:35 WIB
Calon penumpang pesawat udara menunggu jadwal keberangkatan di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (21/8/2021). Menurut pengelola bandara tersebut, terjadi peningkatan jumlah rata-rata penumpang harian sekitar 10-15 persen setelah pemberlakuan aturan syarat perjalanan antar Pulau Jawa-Bali yang bisa menggunakan hasil tes COVID-19 berbasis Antigen bagi penumpang yang telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap dan diprediksikan jumlah tersebut akan terus meningkat dengan turunnya tarif tes COVID-19 berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF
Jakarta -

Satgas COVID-19 mengeluarkan aturan protokol kesehatan baru bagi pelaku perjalanan internasional. Protokol kesehatan ini wajib diikuti bagi pelaku perjalanan internasional yang masuk Indonesia baik WNI maupun WNA.

Aturan tersebut tertuang di dalam Surat Edaran Nomor 20 tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Surat ini dikeluarkan untuk menindaklanjuti perkembangan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional, sehingga diperlukan mekanisme pengendalian terhadap perjalanan internasional.

"Maksud Surat Edaran ini adalah untuk menerapkan protokol kesehatan terhadap pelaku perjalanan internasional pada masa pandemi COVID-19. Tujuan Surat Edaran ini untuk pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadi peningkatan penularan COVID-19," tulis Satgas COVID-19 dalam Surat Edaran sebagaimana dilihat detikcom, Kamis (14/10/2021).

Dalam Surat Edaran tersebut, tertulis juga pelaku perjalanan internasional yang dimaksud yaitu seseorang yang melakukan perjalanan dari luar negeri pada 14 hari terakhir. Satgas pun mengimbau mereka untuk tetap mengikuti protokol kesehatan sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah.

Satgas juga melarang WNA untuk masuk ke dalam wilayah Indonesia, kecuali yang sudah memenuhi berbagai kriteria yang sudah ditentukan seperti sudah memiliki VISA dan izin tinggal, yang sesuai dengan skema bilateral TCA atau sudah mendapatkan izin dari lembaga/kementerian.

WNI dan WNA yang ingin masuk wilayah Indonesia juga wajib untuk menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin dosis lengkap minimal 14 hari sebelum keberangkatan sebagai persyaratan. Bagi WNI dan WNA yang belum mendapatkan vaksin, bisa mendapatkannya di tempat karantina dengan persyaratan sudah negatif COVID-19.

Tetapi, untuk WNA ada beberapa syarat tambahan yang harus diperhatikan, yaitu WNA berusia 12-17 tahun, memiliki izin tinggal diplomatik, dan pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS), dan kartu izin tinggal tetap (KITAP).

Bagi WNA yang sudah ada di Indonesia dan ingin melakukan perjalanan baik domestik dan luar negeri diwajibkan melakukan vaksinasi melalui skema program atau gotong royong sesuai peraturan perundang-undangan.

(prf/ega)