5 Calon Ketum PBR Sepakat Sukseskan Muktamar
Senin, 17 Apr 2006 16:27 WIB
Jakarta -
Lima kandidat ketua umum Partai Bintang Reformasi (PBR) menandatangani nota kesepahaman untuk siap kalah siap dan siap menang. Hal ini dilakukan untuk menyongsong muktamar yang akan digelar di Bali 22-24 April mendatang agar berjalan fair dan tidak ricuh. Nota ini ditandatangani di rumah mediator islah PBR yang juga Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud di Jl Denpasar 12, Kuningan Jakarta, pukul 20.00 WIB, Minggu 16 April. Kesepakatan ini diteken oleh semua kandidat di atas kertas bermaterai dengan disaksikan Ketua Umum PBR Zainuddin MZ. Ada enam poin yang disepakati oleh para calon untuk ditaati. Antara lain disebutkan kandidat yang menang akan merangkul calon ketua umum lainnya menjadi pengurus DPP. Dalam poin enam juga tertulis jika kesepakatan dilanggar maka kandidat-kandidat ini siap diberi sanksi moral maupun administratif sesuai mekanisme internal partai.Secara resmi nota kesepahaman ini baru diumumkan Senin (17/4/2006) pukul 13.00 WIB di rumah Aksa Mahmud. Suasana berlangsung akrab dan cair. Para calon dan tuan rumah terlihat saling melempar canda.Hadir dalam acara ini calon-calon yang akan bertarung yakni Djafar Badjeber, Bursah Zarnubi dan Ismail Royan. Sementara dua calon lainnya, Ade Daud Nasution dan Zaenal Ma'arif tidak dapat hadir, karena sedang berada di luar kota.Pembacaan nota kesepahaman ini juga sempat diwarnai acara bagi-bagi buku oleh dua orang kandidat seusai acara, yakni Djafar badjeber dan Ismail Royan. Buku bersampul hijau tersebut berisi janji-janji mereka yang akan membawa PBR ke depan. Selaku orang yang berperan dalam islah PBR, Aksa berharap agar muktamar dapat berlangsung secara demokratis, fair dan sukses. Dia juga menyatakan tidak mendukung salah satu kandidat yang ada."Semua saya dukung. Saya harapkan muktamar berjalan sukses dan tidak ada perpecahan lagi," ungkapnya.
(ndr/)










































