Polisi Smackdown Mahasiswa, Ini Permintaan Maafnya dan Kondisi Terbaru

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Okt 2021 12:16 WIB
Polisi Smackdown Mahasiswa, Ini Permintaan Maafnya dan Kondisi Terbaru
Polisi Smackdown Mahasiswa, Ini Permintaan Maafnya dan Kondisi Terbaru (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Polisi smackdown mahasiswa di Tangerang dikecam banyak pihak. Peristiwa ini terjadi saat aksi demo yang dilakukan oleh para mahasiswa pada Rabu (13/10/2021) berujung ricuh.

Peristiwa tersebut diawali ketika mahasiswa memaksa masuk ke kantor Pemkab Tangerang untuk bertemu dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Padahal pada saat itu Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar tidak ada di kantornya karena sedang menghadiri acara di tempat lain.

"Ketegangan terjadi saat tim negosiator Polresta Tangerang meminta perwakilan dari elemen mahasiswa untuk bertemu dengan pejabat, kebetulan Bapak Bupati sedang melaksanakan kegiatan HUT, sehingga tidak bisa menemui," jelas Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (13/10/2021) malam.

Berikut informasi selanjutnya mengenai polisi smackdown mahasiswa.

Polisi Smackdown Mahasiswa: Permintaan Maaf Pihak Kepolisian

Pada Rabu (13/10) malam Polresta Tangerang menggelar konferensi pers setelah peristiwa polisi smackdown mahasiswa pendemo tersebut. Pihak kepolisian meminta maaf atas kejadian tersebut.

"Yang pertama, Polda Banten meminta maaf. Saya sebagai Kapolresta Tangerang sudah meminta maaf kepada Saudara MFA, umur 21 tahun, yang mengalami tindakan kekerasan oleh oknum pengamanan aksi unras di depan gedung Pemkab Tangerang," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (13/10/2021)

Selain itu, oknum polisi smackdown mahasiswa, yaitu Brigadir NP, juga menyatakan permintaan maafnya secara langsung kepada Faris. Dalam jumpa pers itu, terlihat Brigadir NP dan Faris akhirnya berjabat tangan dan berpelukan.

"Saya meminta maaf kepada Mas Faris atas perbuatan saya dan saya siap bertanggung jawab atas perbuatan saya," ujar Brigadir NP saat konferensi pers di Polres Tangerang, Rabu (13/10/2021) malam.

Polisi Smackdown Mahasiswa: Bupati Tangerang Ikut Minta Maaf

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar ikut angkat bicara mengenai peristiwa ini. Zaki pun ikut meminta maaf atas kejadian polisi smackdown mahasiswa tersebut.

"Ikut prihatin dan juga permohonan maaf kita juga sudah disampaikan di media bahwa kejadian kemarin tidak ada yang menginginkan semuanya," ujar Ahmed Zaki Iskandar setelah melantik 77 kepala desa di kantornya, Tangerang, Banten, Kamis (14/10/2021).

Zaki mengaku concern akan kondisi kesehatan korban, M Faris Amrullah, pascakejadian itu. Pihaknya berharap peristiwa tersebut menjadi pengalaman semua pihak agar tidak terulang ke depannya.

Polisi Smackdown Mahasiswa Langsung Ditindak Tegas

Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan pihaknya langsung memeriksakan Faris ke rumah sakit setelah kejadian itu. Dari hasil pemeriksaan dokter, Wahyu menyatakan Faris dalam kondisi fisik yang baik.

Selain itu, Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho telah bertemu dengan M Faris dan orang tuanya. Irjen Rudy juga menyatakan akan menindak tegas oknum polisi tersebut.

"Kami pastikan ada sanksi tegas terhadap oknum tersebut yang saat ini sedang dalam pemeriksaan oleh Divisi Propam Polri dan Bidpropam Polda Banten," kata Rudy dalam keterangan yang didapat detikcom dari Humas Polda Banten, Rabu (13/10).

Kompolnas juga angkat bicara soal polisi smackdown mahasiswa di Tangerang. Simak di halaman berikutnya.