Pembunuhan Pria di Hotel Medan Berawal dari Hubungan Badan Sesama Jenis

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 14 Okt 2021 10:28 WIB
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan (Foto: dok. detikcom)
Medan -

Polisi menangkap pembunuh pria yang ditemukan tewas dengan penuh luka di hotel di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Polisi menyebut motif pembunuhan adalah sakit hati.

"Sakit hati dikarenakan korban mencium, memegang perut dan alat kelamin, serta memeluknya di depan umum," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Kamis (14/10/2021).

Hadi mengatakan pelaku berinisial ASS (30) sakit hati kepada korban karena dijanjikan diberi uang Rp 300 ribu setelah berhubungan badan. Akan tetapi korban tidak menepatinya.

"Korban juga menjanjikan uang Rp 300 ribu kepada tersangka setelah keduanya berhubungan, tetapi korban tidak menepatinya," ujar Hadi.

Akhirnya muncul niat ASS menghabisi korban. Dia pun lalu memasukkan parang ke tas dan membawanya ke hotel tersebut.

"Memasukkan parang ke tas dan dibawa ke hotel saat korban mengajak berhubungan. Kemudian tersangka mengeluarkan parang dan menikam bagian perut sebanyak satu kali dan kepala korban 10 kali," sebut Hadi.

Setelah menikam korban, pria berinisial ASS itu melarikan diri. Polisi yang mengetahui peristiwa itu lalu melakukan penyelidikan dengan menemukan beberapa petunjuk.

"Dari TKP kita mendapatkan nota/struk pembayaran listrik/token. Dari sinilah kita mengetahui identitasnya," sebut Hadi.

Petugas mendatangi rumah pemilik nama struk token itu. Diketahui, ASS pun telah lari ke Aceh.

"Dari sini, saksi menyebutkan tersangka lari ke daerah Aceh," sebut Hadi.

Kemudian tim gabungan pun berhasil menangkap pelaku di daerah Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti lainnya.

"Barang bukti yang kita sita parang, pakaian, buku tabungan, mobil korban, struk token," bebernya.

Sebelumnya, pria tanpa identitas ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka di salah satu hotel di Medan. Kanit Reskrim Polsek Tuntungan Ipda Elia Karo Karo mengatakan ada sejumlah luka bekas senjata tajam di tubuh korban. Luka itu berada di bagian kepala hingga tangan korban.

"Kita temukan ada tanda-tanda kekerasan, diduga korban mengalami luka akibat senjata tajam. Di bagian kepala, di ulu hati perut, dan kaki. Tangan juga ada," ucap Elia, Sabtu (9/10).

Tonton juga Video: Warga Purwakarta Dikejutkan Penemuan Mayat di Dalam Jurang

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)