Polri Bantah Punya Hubungan dengan Importir Senjata
Senin, 17 Apr 2006 14:48 WIB
Jakarta - TNI mengakui punya hubungan dengan 3 WNI importir senjata yang ditangkap agen federal AS di Hawaii terkait pembelian senjata. Tapi tidak demikian dengan Polri.Kabar yang beredar menyebutkan senjata-senjata itu akan dipergunakan pemerintah Indonesia. Namun Polri menyatakan tidak memilki hubungan dengan 3 WNI tersebut."Sampai saat ini tidak ada nama-nama (importir) itu," ujar Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo No 3, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2006).Menurutnya, sejak kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Sutanto, sudah ada perintah untuk menghentikan bisnis senjata api. Sementara bisnis senjata yang dahulu dikelola Polri merupakan kepentingan Polri sendiri, bukan untuk militer."Jadi tidak ada kaitannya dengan kepolisian," ucap pria berkumis dan berambut klimis ini.Mengenai pengadaan senjata api untuk Polri, menurutnya, saat ini Polri disuplai oleh PT Pindad, tapi di luar itu ada juga supplier lain. Dia menegaskan, namun bukan importir yang kini ditahan di Hawaii."Bukan saja dari Pindad, yang lain juga boleh asalkan murah dan tidak merugikan negara," tandasnya.
(ndr/)











































