PWNU Sumsel Dukung Yahya Staquf Jadi Ketum PBNU Gantikan Said Aqil

Prima Syahbana - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 21:56 WIB
Yahya Cholil Staquf resmi menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Gus Yahya dilantik oleh Presiden Joko Widodo.
Foto: Yahya Cholil Staquf (Rengga Sancaya/detikcom)
Palembang -

Ketua PWNU Sumatera Selatan (Sumsel) Amiruddin Nahrawi mengklaim pihaknya dan seluruh PCNU se-Sumsel telah sepakat mendukung Yahya Cholil Staquf menjadi Ketua Umum PBNU. Amiruddin menyebut dukungan untuk Yahya Staquf telah dideklarasikan dalam sebuah acara yang digelar pekan lalu.

"Kita deklarasi menyatakan dukungan penuh. Dukungan kita itu malah yang pertama di seluruh Indonesia, kemudian baru diikuti daerah lainnya. Insyaallah kemenangan itu ada pada Gus Yahya," kata Amiruddin Nahrawi kepada detikcom, Rabu (13/10/2021).

Kapan deklarasi dukungan itu disampaikan? Menurut Amiruddin, deklarasi dukungan untuk Yahya Staquf disampaikan dalam acara di salah satu hotel di Palembang, Kamis (7/10) malam.

"Kami dari PWNU Sumsel dan PCNU 17 kabupaten/kota se-Sumsel sudah sepakat mendukung Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Kiai Miftahul Akhyar untuk menggantikan posisi Said Aqil. Itu kami sampaikan langsung dalam deklarasi di hotel Palembang Kamis malam pukul 20.30 WIB," ungkap pria yang akrab disapa Cak Amir itu.

Ada sejumlah alasan yang mendasari dukungan ke Yahya Staquf. Salah satunya perihal latar belakang Yahya Staquf.

"Pertama, Gus Yahya ini memang dari keturunan kiai, para wali-walinya Allah pendiri NU, dan keluarganya memang orang-orang yang tidak di ragukan ke-NU-annya, dari bayi dia sudah NU. Kiprahnya itu dulu waktu Presiden Gus Dur, beliau jadi juru bicaranya Gus Dur," papar Cak Amir.

"Kedua, memang kemampuanya tidak ada tandingannya. Dia bisa merangkul semuanya, dari yang sepuh-sepuh maupun yang milenial," imbuhnya.

Cak Amir meyakini Yahya Staquf akan terpilih dalam Muktamar NU yang digelar akhir 2021 mendatang. Yahya Staquf diyakini tidak tertandingi.

"Ya artinya Gus Yahya itu melenggang kangkung sudah. Melenggang, jadi tidak ada saingan," terangnya.

(zak/zak)