Demo Tangerang: Ada Mahasiswa Dibanting, 18 Orang Diamankan

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 17:38 WIB
Barikade polisi menggunakan  tameng. dikhy sasrailustrasidetikfoto
Demo Tangerang: Ada Mahasiswa Dibanting, 18 Orang Diamankan (Foto: detikcom/dikhy sasra)
Jakarta -

Demo Tangerang terjadi siang tadi dan videonya beredar luas di media sosial. Demo itu menjadi viral karena ada oknum polisi yang membanting salah satu mahasiswa peserta demo.

Diketahui, demo Tangerang terjadi di depan kantor Bupati Tangerang, Banten. Dari demo tersebut, massa dibubarkan dan polisi yang melakukan kekerasan bakal ditindak tegas.

Dari demo Tangerang siang tadi, detikcom sudah merangkum sederet kabar terbarunya. Apa saja? Simak ulasan di bawah ini.

Demo Tangerang: Peserta Demo Ada yang Dibanting

Dalam video yang beredar di media sosial, demo Tangerang berujung ricuh dan terjadi bentrokan antara polisi dan massa. Salah satu polisi dari tim pasukan Penanggulangan Huru-Hara (PHH) mengamankan pendemo dengan cara memiting leher hingga membanting tubuh pendemo ke lantai.

Atas ulah tersebut, salah satu pendemo mengalami kejang-kejang. Bahkan, dalam aksi demo Tangerang hari ini, polisi dan massa saling dorong.

Menindaklanjuti video yang beredar, Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintono memberi penjelasan.

"Tidak ada kekerasan. Kalau masih ada, berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas," kata Wahyu saat dimintai konfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, Rabu (13/10/2021).

Demo Tangerang: Pendemo yang Dibanting Dinyatakan dalam Kondisi Sehat

Polisi pun angkat bicara terkait kondisi pendemo yang dibanting ke lantai. Sejalan dengan demo Tangerang hari ini, Wahyu menegaskan kondisi pendemo dalam keadaan sehat dan sudah diamankan di kantor polisi.

"Kondisinya masih sehat. Semua yang diamankan masih dilakukan swab dan pemeriksaan lebih lanjut," jelas Wahyu Bintono saat dimintai konfirmasi wartawan.

Di sisi lain, Wahyu mengatakan kondisi pendemo yang dibanting ke lantai itu masih bisa berjalan normal. Hanya, pihaknya membawa pendemo ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis.

"Yang bersangkutan akan kita bawa ke RS untuk dilakukan pemeriksaan medis. Saya hanya memberikan info bahwa yang bersangkutan masih bisa jalan," ujar Wahyu.

Terkait dengan demo Tangerang hari ini, Wahyu meminta masyarakat waspada dan tidak terpancing hoax. Sebab, sebelum pengamanan demo Tangerang hari ini, pihaknya sudah melakukan apel.

Dengan adanya demo Tangerang hari ini, dia bakal menindak tegas oknum yang melakukan kekerasan kepada pendemo. Hal ini sesuai dengan aturan karena sudah melanggar SOP.

"Jangan terpancing dengan berita hoax. Mari sama-sama tabayun. Tugas kita sama, memberikan pelayanan kepada masyarakat, memberikan edukasi yang baik. Sudah kita APP (beri pengarahan) dengan baik, masih ada perilaku oknum yang tidak baik, tentu akan kita tindak tegas. Secara internal tetap akan saya evaluasi, Tim Propam akan melakukan evaluasi terhadap SOP mengamankan massa," tuturnya.

Baca selengkapnya soal kabar terbaru demo Tangerang di halaman berikutnya.