Panglima TNI Dorong Percepatan Vaksinasi: Sampai Herd Immunity!

Faiz Iqbal Maulid - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 16:15 WIB
Baksos Alumni Akabri 1989 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur
Baksos Alumni Akabri 1989 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)
Jakarta -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mendorong vaksinasi COVID-19 massal terus dilakukan. Dia meminta vaksinasi massal terus dilakukan hingga herd immunity terwujud di seluruh wilayah di Indonesia.

"Pelaksanaan vaksinasi massal harus terus kita lakukan sampai memenuhi target herd immunity sebesar 70 persen," kata Hadi saat hadir di acara vaksinasi dan penyerahan bansos memperingati 33 tahun Alumni Akabri 89 TNI-Polri di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/10/2021).

Panglima, yang bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, juga menyampaikan apresiasi terhadap TNI-Polri di Maluku yang menjaga sinergisitas. Hal itu disampaikan Hadi saat berbincang dengan salah satu alumnus Akabri 89, Kapolda Maluku Utara Irjen Risyapudin Nursin, secara virtual.

"Saya sebagai Panglima TNI merasa bangga bahwa sinergisitas TNI-Polri yang ada di Maluku sangat luar biasa," ucapnya.

Puncak kegiatan bakti sosial 33 tahun Alumni Akabri 89 TNI-Polri ini dipusatkan di Mabes TNI. Bakti sosial dilaksanakan serentak di seluruh Tanah Air.

Pantauan detikcom di lokasi, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj turut hadir di acara ini. Hadi menegaskan sinergisitas TNI-Polri adalah kunci dalam melaksanakan tugas yang mulia, yakni melindungi seluruh masyarakat Indonesia dari bahaya COVID-19.

"Terima kasih banyak Bapak Kapolda Maluku dan seluruh Alumni Akabri Altar 89 dengan strateginya sangat luar biasa menggunakan pendekatan sosial dengan mengidentifikasikan kemampuan operasi teritorial dan operasi Binmas, sehingga permasalahan-permasalahan yang ada di Maluku Utara bisa diselesaikan dengan dengan baik," ungkapnya.

Penasihat Alumni Akabri 89 dari TNI Angkatan Darat yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Eko Margiyono, melaporkan sembako yang akan dibagikan sebanyak 183 ribu paket dan vaksinasi massal ditargetkan menjangkau 25 ribu orang.

(aud/aud)