Buntut Pengrusakan Playboy, 1 Anggota LPI Ditahan Polisi
Senin, 17 Apr 2006 11:26 WIB
Jakarta - Aksi pengrusakan yang dilakukan Laskar Pembela Islam (LPI) terhadap kantor Playboy di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan Rabu 12 April berbuntut panjang. Koordinator aksi dari LPI Zaenal ditahan polisi. LPI merupakan badan otonom FPI."Pukul 03.00 WIB tadi, dia dipanggil polisi, diperiksa, terus ditahan di Polres Jakarta Selatan. Zaenal paling bertanggung jawab dan dia tertangkap kamera," kata penasihat hukum Front Pembela Islam (FPI), Sugito, saat dihubungi detikcom, Senin (17/4/2006).Sebelumnya pada Minggu 16 April selama satu jam sejak pukul 17.30 WIB. Aparat Polrestro Jakarta Selatan dengan dipimpin Kasat Reskrim Kompol Suyudi dengan membawa 100 petugas berpakaian preman dan berseragam mendatangi kediaman Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab di Jl Petamburan III, Tanah Abang."Mereka datang baik-baik, meminta keterangan Habib terkait kejadian di lapangan soal pengrusakan kantor Playboy," ujarnya.Menurutnya, pihak kepolisian mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada Habib, untuk mengetahui masalah kejadian pengrusakan tersebut. Siapa yang melakukan dan apakah itu di bawah koordinasi FPI."Kita jelaskan kalau itu LPI. Dan itu badan otonom FPI, tindakan mereka di luar kendali kita," ungkapnya.Kedatangan 100 polisi tersebut diakui sempat membuat kaget warga sekitar, meskipun demikian, tidak ada ketegangan. "Mungkin jumlah personel sebanyak itu untuk berjaga-jaga," tandas Sugito.Menurutnya, sejak Minggu pukul 09.00 WIB 16 April hingga saat ini, polisi telah memanggil dan memeriksa dua pengurus FPI, yakni Tubagus Sidik dan Ali Nurdin. Mereka dimintai informasi mengenai pengrusakan kantor Playboy tersebut."Mereka masih diperiksa intensif dan kita terus mendampingi. Apalagi saat kejadian mereka tidak ada di lapangan," tuturnya.
(ndr/)











































