Cak Imin Ditawarkan Sana Sini

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 12:41 WIB
Jakarta -

Nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin terus dimunculkan kadernya di pusaran isu Pilpres 2024. Cak Imin ditawarkan ke sana-ke sini oleh barisan anak buahnya.

Dalam catatan detikcom, Selasa (12/10/2021), nama Cak Imin pasti selalu dimunculkan jajaran PKB setiap kali ada isu Pilpres 2024. Yang pertama, ketika Ketua DPP PKB Faisol Riza ditanya soal peluang partainya di 2024.

Faisol Riza menyebut partainya bakal berkoalisi dengan PDIP. Ketika ditanya siapa jagoan yang diusung, Faisol Riza menyebutkan duet Puan Maharani-Cak Imin.

"Mbak Puan-Gus AMI," ujarnya. Faisol mengungkapkan alasan PKB bakal berkoalisi dengan PDIP di 2024. Salah satunya karena membangun hubungan sejak 2019.

Beda orang, beda sikap. Meski satu atap dengan Faisol Riza, Waketum PKB Jazilul Fawaid mengaku mendapatkan masukan dari sejumlah pihak terkait kemungkinan mengusung Muhaimin Iskandar dengan AHY (Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono). Menurutnya, prospek duet keduanya bagus untuk ke depannya.

"Saya pun dapat masukan, duet Cak Imin-AHY juga bagus dan fresh, duet sipil-militer, religius-nasionalis. Namun semua itu tergantung respons dari masyarakat," kata Jazilul saat dihubungi, Kamis (3/6/2021).

Jazilul mengatakan saat ini masyarakat membutuhkan sosok yang lebih fresh dari yang sudah ada. Sosok tersebut, menurutnya, harus mampu memberikan harapan dan turun tangan mengatasi kesulitan masyarakat.

"Hemat saya, masyarakat perlu sesuatu yang fresh, yang berikan harapan dan mau turun tangan mengatasi keadaan yang serba sulit ini," katanya.

Terakhir muncul opsi duet Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto-Cak Imin. Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan kepastian bakal majunya kembali ketua umum Partai Gerindra itu sebagai capres untuk ketiga kalinya membuat arah politik semakin terpetakan.

"PKB senang kalau Pak Prabowo nyapres lagi. Setidaknya kami dapat mengukur keadaan dari pengalaman yang lalu," ujar Jazilul, Selasa (12/10/2021).

PKB bahkan menyatakan bukan hal yang mustahil untuk menjalin koalisi dengan Partai Gerindra. "Terbuka koalisi PKB dengan Gerindra, namun pelan-pelan harus disusun agenda dan figur yang diharapkan rakyat," ujar Jazilul Fawaid.

(gbr/tor)