Round-Up

Jejak Fredrich dari Benjol Bakpao hingga Gigit Jari Gugat Novanto

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 06:16 WIB

Gaya hidup mewah Fredrich memang pernah menjadi sorotan. Namun kala itu dia meminta hal tersebut tidak terlalu dibesar-besarkan .

Fredrich mengatakan hal tersebut saat dihubungi detikcom lewat telepon, Selasa (28/11/2017). Bagi dia, gaya hidup mewahnya adalah urusan pribadi, bukan urusan orang lain.

Diceritakan Fredrich, sebelum Setya Novanto jadi kliennya, dia sudah hidup berkecukupan. "Warisan saya saja untuk 10 turunan juga nggak habis kok. Supaya tahu. Jadi jangan kira saya ini 'OKB' (orang kaya baru, red)," katanya.

Fredrich menyebut dirinya sudah 40 tahun malang melintang menjadi advokat di Indonesia. Sudah banyak kasus yang dia tangani, ratusan di antaranya kasus-kasus 'kelas kakap'.

"Cek saja reputasi saya, perkara apa yang saya pegang selama ini. Heboh kan dulu semua. Pelindo saya pegang rame. Terus waktu Pak Susno Duaji, Pak BG (Jenderal Budi Gunawan, red) itu kan bikin gempar semua, yang saya bisa ngubah sejarah, tersangka bisa dipraper (praperadilan). Kan itu yang ngubah sejarah kan saya. Tapi kan saya tidak pernah mengatakan sesuatu, saya hebat. Kan nggak. Saya melakukan apa yang saya anggap benar dan saya pertahankan prinsip saya. Kalau menang-kalah itu kan terserah daripada masing-masing penilaian," katanya.

Karena itu, menurut Fredrich, wajar-wajar saja jika dirinya bisa hidup lebih dari cukup. Soal barang-barang mewah atau liburan mewah, baginya, itu adalah hobi. Fredrich menyebut dirinya mengoleksi sejumlah barang mewah, termasuk mobil dan motor gede. Dia juga suka memakai barang-barang branded untuk sehari-hari, dari baju, sepatu, tas, hingga jam tangan.

"Tas saya setiap hari saya ganti, lha tasnya memang banyak. Baju, arloji, setiap hari saya ganti. Saya bukan pamer, tapi saya pakai. Itu kan sehari-hari saja. Jadi supaya dimaklumi, saya bukan pamer, saya memang sehari-hari begitu," ujarnya.

"Jadi kategori pamer atau tidak itu kan bagi orang jealous, karena tidak mampu. Dia lihat timbul suatu iri hati. Saya rasa biasa-biasa saja. Seperti Hotman Paris, dia pakai Ferrari, kemudian Lamborghini, apa dia pamer? Seperti Hotma Sitompul pakai Rolls-Royce, Bentley, apa dia pamer? Nggak. Memang sehari-hari dia pakai itu. Kalau saya hari minggu pakai Ferrari, kemudian saya pamer? Ya saya memang pakai kok, memang punya saya dan saya sebelum kenal SN (Setya Novanto) sudah punya semua," sambungnya.

Gaya hidup Fredrich juga bisa dilihat lewat akun Instagram-nya, @yunadi. Di situ ada sejumlah fotonya saat jalan-jalan ke luar negeri bersama keluarga atau saat dirinya mengendarai motor gede alias moge Harley-Davidson.

"Motor saya Harley. Harley saya ada 4. Satu motor Harley harganya ada Rp 2 miliar, apa saya pamer? Memang saya suka kok," ucapnya.

"Ya kalau Anda merasa iri ya berarti nggak mampu dong. Anda coba kerja yang baik supaya bisa beli juga. Kan gitu. Kalau belum mampu, bukan jadi dengki atau jealous, tapi harus memacu untuk lebih giat bekerja," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.