Round-Up

Ironi Masjid Sriwijaya Dikorupsi hingga Besi Tiang Proyek Dicuri

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 05:46 WIB
Proyek Masjid Sriwijaya Palembang (Syahbana-detikcom)
Foto: Proyek Masjid Sriwijaya Palembang (Syahbana-detikcom)

Polisi: Belum Ada Laporan

Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Hisar Siallagan, mengatakan pihaknya belum menerima laporan soal dugaan pencurian itu.

"Iya kalau ada laporannya tentu akan kita tindaklanjuti, tapi sampai saat ini belum ada laporannya," kata Hisar.

Pihak Polrestabes Palembang juga mengatakan hal serupa. Polrestabes Palembang menyatakan bakal bergerak jika ada laporan dugaan pencurian di lahan proyek Masjid Sriwijaya.

Pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang, yang menggunakan dana hibah Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel), mangkrak. Warga menyebut bangunan tersebut menjadi sarang babi dan ular berbisa.Pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang, yang menggunakan dana hibah Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel), mangkrak. Warga menyebut bangunan tersebut menjadi sarang babi dan ular berbisa. (Foto: Prima Syahbana/detikcom)

"Sampai saat ini belum ada yang melapor ke kita, kita bergerak berdasarkan laporan karena lahan itu kan masih dalam penyelidikan Kejati Sumsel," kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi.

6 Terdakwa

Dalam kasus ini, ada enam orang yang telah menjadi terdakwa dalam kasus ini. Mereka ialah:

1. Eddy Hermanto selaku Ketua Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya;
2. Dwi Kridayani sebagai pihak swasta
3. Syarifudin MF selaku Ketua Divisi Pembangunan dan Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Pembangunan Masjid Sriwjaya; dan
4. Yudi Arminto selaku KSO Yodya Karya.
5. Mukti Sulaiman selaku mantan Sekda Pemprov Sumsel
6. Ahmad Nasuhi sebagai mantan Plt Kepala Biro Kesra Pemprov Sumsel

Selengkapnya di halaman berikutnya