Walkot Semarang Janji Beri Perhatian ke Anak Penyandang Disabilitas

Angga Laraspati - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 22:36 WIB
Pemkot Semarang
Foto: dok. Pemkot Semarang
Jakarta -

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas, termasuk anak-anak. Hendi, sapaan akrabnya, juga bertekad dalam setiap program kerjanya harus bisa menyentuh anak-anak disabilitas.

"Setiap aspek pembangunan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Kami mencoba menyempurnakan langkah-langkah tersebut tetapi perkembangan dari hari ke hari semakin baik, semakin banyak orang yang peduli pada saudara kita yang punya kelebihan khusus, termasuk Dinas Sosial," kata Hendi dalam keterangan tertulis, Senin (11/10/2021).

Saat menghadiri peringatan hari Cerebral Palsy (CP) se-dunia tahun 2021 tingkat Kota Semarang, Hendi menyambut baik kerja sama yang dilakukan dengan Semarang Penyandang Cacat Kepedulian (Semar Cakep) yang menjadi bagian dalam upaya membuat kawan-kawan disabilitas menjadi bagian penting.

"Maka, kerja sama dengan Semarcakep ini merupakan bagian dari upaya membuat kawan-kawan di lingkungan disabilitas menjadi bagian yang penting," imbuhnya.

Hendi juga menyebut momen peringatan hari cerebral palsy merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian bersama.

"Peringatan Hari Cerebral Palsy ini menjadi momen bahwa di lingkungan sekitar kita ada anak-anak yang memang mempunyai kelebihan khusus, yang mereka perlu perhatian ekstra," tuturnya.

Kegiatan peringatan Cerebral Palsy se-dunia tingkat Kota Semarang yang bertempat di Ruang Difabel Semarang Penyandang Cacat Kepedulian (Semar Cakep) di area kantor Kecamatan Semarang Barat kali ini juga disiarkan langsung melalui live instagram.

Dimeriahkan dengan Lomba tweet bone dan pentas seni anak-anak penyintas cerebral palsy. Selain itu, Hendi juga menyerahkan bantuan kepada anak Cerebral Palsy Semar Cakep 10 buah backslap.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan launching kaos identitas serta penandatanganan MoU kerja sama antara Semar Cakep dengan Rumah Sakit Islam Sultan Agung. Kaos identitas merupakan inovasi berupa kaos yang dilengkapi dengan barcode.

Dengan melakukan scan barcode melalui ponsel, akan menunjukkan identitas anak Cerebral Palsy seperti nama anak dan alamat. Kaos tersebut menjadi penjagaan apabila anak tersebut terpisah dengan orang tuanya.

Sedangkan MoU rumah difabel Semar Cakep dengan Rumah Sakit Islam Sultan Agung adalah terkait dengan pendampingan keluarga Cerebral Palsy, Posyandu difabel, pendampingan pemberdayaan keluarga Cerebral Palsy serta pendampingan kesehatan dokter gigi dan kesehatan dasar.

Sementara Ketua Ruang Difabel Semar Cakep, Fita Maryunani, mengungkapkan di tahun ke-3 Peringatan Hari Cerebral Palsy se-dunia dirinya berharap anak-anak Cerebral Palsy mendapatkan hak yang sama seperti halnya anak lainnya.

"Harapannya stakeholder mulai menggandeng Cerebral Palsy, memberikan motivasi penuh supaya hak pendidikan pada anak-anak diberikan seperti halnya anak-anak yang lain, supaya progress dan kemandirian anak Cerebral Palsy semakin tampak," ungkapnya.

(prf/ega)