Luhut Cerita Sempat Ditawari Bisnis Tambang di Papua, tapi Tak Diambil

Tim detikcom - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 21:20 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan (KEMENKO MARVES)
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kembali menegaskan tidak memiliki bisnis tambang di Papua seperti yang dituduhkan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. Luhut menjelaskan tawaran tersebut memang pernah ada namun tidak pernah diterima.

Luhut awalnya menjelaskan dirinya memang sempat menerima tawaran terkait bisnis tambang di Papua. Kala itu, dia mengaku memang meminta para stafnya mempelajari tawaran tersebut.

"Bahwa dulu ada orang yang nawarin saya bisnis di sana, yes tahun 2009. Tapi kemudian, oleh staf saya, saya selalu kan gitu oke saya setuju, saya minta para staf saya dan direktur saya dipelajari," kata Luhut dalam wawancara eksklusif bersama CNNIndonesia TV, Senin (11/10/2021).

Namun Luhut menyebut stafnya memberi masukan bahwa tawaran tersebut tidak bagus. Karena itulah, Luhut mengatakan saat itu tidak melanjutkan tawaran itu.

"Mereka bilang 'enggak bagus, Pak, kita enggak terusin'. Ya sudah selesai," ucapnya.

Luhut lantas menegaskan dia tidak pernah mempunyai saham tambang apa pun di Papua. Menurutnya, itu juga bisa dibuktikan dari laporan perusahaannya.

Atas dasar itulah, Luhut menyambut baik jika tuduhan itu dibawa ke pengadilan. Dia menegaskan akan datang di pengadilan untuk memberi penjelasan.

"Makanya saya senang kalau di pengadilan, saya akan hadir," kata Luhut.

"Sekarang minta maaf itu di pengadilan aja biar kita belajar semua, kamu jangan asal ngomong jangan berlindung di HAM aja saya juga punya HAM," imbuhnya.

Lihat juga video 'Haris Azhar Dituding Minta Saham Freeport, Kuasa Hukum: Tidak Mendasar!':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya Luhut juga pernah membantah punya bisnis tambang di halaman berikutnya.