Round-Up

Nasib Pegawai Dipecat KPK: Dulu Buru Koruptor Kini Bertani-Jual Nasgor

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 20:42 WIB
Jakarta -

Sejumlah mantan pegawai KPK yang dipecat buntut tes wawasan kebangsaan (TWK) kini banting setir dari semula pegawai kantoran bekerja sebagai penegak hukum pemberantas korupsi hingga kini berwiraswasta. Beragam usaha dilakukan sejumlah pegawai KPK setelah dipecat dari KPK dari mulai menjual nasi goreng hingga bertani.

Rangkuman detikcom, Senin (10/11/2021), sejumlah mantan pegawai KPK ada yang memilih membuka usaha setelah tak lagi bekerja sebagai penyidik di KPK. Berikut ini sejumlah cerita mantan pegawai KPK yang kini memilih membuka bisnisnya usai tak lagi bekerja di KPK.

Eks Pegawai KPK Banting Setir Bisnis Kuliner

Selepas dipecat, 57 pegawai KPK memilih beragam cara untuk berkegiatan, salah satunya berbisnis kuliner. Tak hanya satu, tapi juga ada beberapa dari mereka yang memilih jalur itu.

Cerita ini disampaikan Yudi Purnomo, mantan penyidik KPK yang juga dipecat KPK buntut sengkarut tes wawasan kebangsaan (TWK). Yudi setidaknya mencatat ada 7 orang rekannya senasib sepenanggungan yang berbisnis kuliner.

Mari kita bahas satu per satu!

Yang pertama, ada Panji Prianggoro, yang sebelumnya bekerja di Direktorat Deteksi dan Analisis Korupsi KPK. Panji, yang disebut Yudi piawai dalam pengintaian atau mata-mata, kini berjualan empal gentong secara online.

"Mas Panji salah satu pegawai KPK yang diberhentikan hari ini launching kulinernya, silakan order ya tweeps, beliau merupakan alumni UIN Jakarta, yang jago surveilance dalam mengintai pihak terkait korupsi. Dulu ketika mahasiswa beliau aktif di PMII, rumahnya sekitar Larangan, Ciledug," kata Yudi di akun Twitternya, @yudiharahap46, Senin (11/10/2021).

"Mas Panji ini sosok sederhana, dan dia kalo OTT salah satu andalanku sebagai tim surveilance, sudah banyak OTT berhasil dibantu kinerja Mas Panji yang persisten ini," imbuhnya.

Lalu, ada mantan penyidik Ronald Sinyal Paul yang juga terjun ke bisnis kuliner. Ronald, setelah dipecat, diketahui berjualan snack bernama D&A Snack di Bandung. Pegawai lainnya, Ita Khoiriyah, yang sebelumnya bekerja di Biro Humas, berjualan kue kering dan turut dipromosikan oleh Yudi.

"Kalo @tatakhoiriyah Jualannya ini, silakan langsung pesan ya tweeps ke tata," katanya.

Selanjutnya, Anissa Ramadhany yang sebelumnya bekerja di bagian Fungsional Jejaring Pendidik. Perempuan yang akrab disapa Ninis ini terlihat menjual masakan rumahan.

"Kalo jualannya Ninis ini tweeps, langsung kontak HP-nya ya," kata Yudi.

Lalu ada Agtaria Adriana alias Ririn, eks penyelidik yang juga turun ke bisnis kuliner. Yudi menyebut Ririn pernah memimpin OTT besar.

"Ingin merasakan onde-onde buatan Ririn yang dulu di KPK merupakan srikandi pemberantas korupsi yang merupakan ketua tim penyelidik di KPK dan menangani berbagai OTT besar, silakan order tweeps," ujarnya.

Tak lupa Juliandi Tigor Simanjutak eks penyelidik yang berjualan nasi goreng. Lalu, ada Wahyu Ahmat Dwi Haryanto Pramusaji di bagian Biro Umum yang berjualan lauk pauk.

Selengkapnya halaman berikutnya.