Satpol PP Jambi Bubarkan Kerumunan Warga Antre Bantuan Sosial Bank

Ferdi Almunanda - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 19:39 WIB
Kerumunan warga terjadi saat antrean pembagian kartu dari bantuan sosial dari Bank
Kerumunan warga terjadi saat antrean pembagian kartu dari bantuan sosial dari bank. (Ferdi Almunanda/detikcom)
Jambi -

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi membubarkan kerumunan warga saat antre bantuan kartu kesejahteraan sosial dari salah satu bank di Jambi. Pembagian bantuan kepada warga itu disebut tidak berkoordinasi pihak Satgas COVID-19 hingga menyebabkan warga berdesakan antrean.

"Jadi kita dapat laporan kalau ada pembagian bantuan yang disalurkan di buku tabungan dan diberikan kartu seperti ATM kepada warga, nantinya warga bisa membelikan sembako gitu," kata Kasatpol PP Kota Jambi, Mustari, kepada detikcom, Senin (11/10/2021).

"Bantuan itu baik, tapi sayangnya tidak ada koordinasi atau laporan ke pihak Satgas COVID-19. Ketika kita lihat kerumunan yang sangat padat begitu, terpaksa akhirnya kita bubarkan," lanjutnya.

Pembagian bantuan bagi masyarakat kurang mampu itu dilakukan pihak BRI di salah satu lokasi di kawasan Handil, Kota Jambi. Penyerahan bantuan itu awalnya sudah dikoordinasikan ke pihak Dinas Sosial Kota Jambi, namun pemberian bantuan itu terjadi kerumunan yang begitu padat.

"Kita sudah berikan teguran jangan ada tindakan seperti ini lagi, saya juga kaget kalau pemberian bantuan seperti ini tidak sampai koordinasi dengan pihak Satgas COVID-19. Apalagi ini masih dalam kondisi pandemi. Untung tidak saya segel itu lokasi, saya hanya berikan teguran keras ke pihak Bank itu, jangan lakukan hal seperti ini yang menyebabkan terjadi tumpukan seperti itu," ujar Mustari.

Mustari mengimbau agar pemberian bantuan bagi masyarakat itu sesuai dengan aturan di masa pandemi, selain harus mengatur jarak dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Ini tadi saya lihat banyak warga yang tumpuk-tumpuk, mana tidak ada yang pedulikan lansia ataupun penyandang disabilitas. Malah antrian yang berkerumun gitu, harusnya ada yang mengatur, pedulikan lah penyandang disabilitas ataupun Lansia saat memberikan bantuan gitu. Bantuan itu baguslah, tapi harus teratur biar tidak kerumun, untung kita dapat informasi maka kita bubarkan tu,'' kata Mustari.