detikcom Do Your Magic

Warga di Kemanggisan Segera Musyawarah Bangun Got #CegahBanjir

Athika Rahma - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 17:27 WIB
Permukiman minim saluran air  di Jl Anggrek Nelimuri, Kemanggisan, Jakarta Barat.  Akibatnya, warga khawatir bakal ada banjir.
Salah satu rumah yang langganan banjir di Kemanggisan ini, sampai pintunya diberi tanggul. (Athika Rahma/detikcom)
Jakarta -

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat bakal membangun got di salah satu kawasan permukiman di Kemanggisan ini. Agar pembangunan got bisa segera dieksekusi, warga akan segera bermusyawarah.

Ada Roni selaku Ketua RT 11 RW 01, Jl Anggrek Neli Murni 2A, Blok C, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Roni menjelaskan pihaknya akan segera mengadakan musyawarah pada Selasa (12/10) atau Rabu (13/10) besok.

"Jadi pembangunan saluran airnya kan harus musyawarah dulu, warga setuju atau tidak. Kalau ada satu orang yang nggak setuju ya nggak dibangun. Besok atau lusa (musyawarahnya)," katanya kepada detikcom di kediamannya, Senin (11/10/2021).

Dia menyebutkan, petugas Sudin SDA Jakarta Barat sudah menyambangi kawasan ini sebanyak tiga kali untuk melakukan pengecekan dan pengukuran. Dia mengapresiasi respons petugas yang cepat dan sigap.

"Pertama itu sehari setelah ini viral di berita itu sehari kemudian datang. Terus, yang kedua tanggal 7 Oktober, ketiga tadi datang jam 10.45 WIB. Bagus responsnya, cepat, langsung datang," ujarnya.

Roni bilang, jumlah rumah yang terdampak adanya genangan ini ialah 12 rumah. Dia sudah meminta 12 orang perwakilan dari rumah terdampak untuk musyawarah. Namun, Roni juga akan meminta 7 orang perwakilan dari rumah sekitar untuk berembuk bersama.

"Kita minta 7 rumah lagi untuk diskusi soal pembangunan selokan karena yang 7 rumah ini masih terkait juga," katanya.

Masalah genangan air ini memang mengganggu warga yang terdampak karena tiap hujan turun, air langsung merendam akses warga tersebut. Padahal, intensitas air hujannya tidak begitu tinggi.

"Pas hujannya berhenti ya ini airnya ikut mengalir ke saluran yang ada. Tapi ya mengganggu pasti, hujan dikit aja menggenang," kata Roni.

(dnu/dnu)