Data Kurang Akurat, Keluarga Tabrakan KA Kebingungan

Data Kurang Akurat, Keluarga Tabrakan KA Kebingungan

- detikNews
Senin, 17 Apr 2006 00:03 WIB
Grobogan - Suwarto, warga Ngrandah, Toroh, Grobogan, terlihat panik di Stasiun Gubug, Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (15/4/2006). Ia belum menemukan saudaranya yang jadi korban tabrakan kereta Kerta Jaya dan Sembrani.Di sekitar lokasi evakuasi lokomotif Kereta Kerta Jaya ia sempat menerobos barisan dan menanyakan apakah ada potongan kaki di lokasi bekas lokomotif itu. Setelah dijawab tidak ada, ia pun berlalu."Saya cuma hapal sepatu yang ia pakai," katanya pendek sambil berlalu. Lelaki berkaos biru menuju stasiun yang jaraknya hanya 100 meter dari lokasi evakuasi.Suwarto langsung menuju ruang layanan telepon gratis dari Telkom. Dia hendak menelpon rumah sakit di Semarang untuk mencari saudaranya yang bernama Sutar itu.Kepada detikcom, dia mengaku sudah mencari saudaranya sejak kemarin. Ia diberitahu teman-teman Sutar yang selamat bahwa saudaranya ikut Kereta Kerta Jaya dari Jakarta. "Ia naik gerbong C1," katanya.Dalam daftar yang dilansir pihak stasiun, tak ada nama Sutar. Di sejumlah RS atau Puskesmas nama Sutar juga tak ada.Sementara itu, warga Puwodadi, Grobogan yang tak mau disebutkan namanya menunggu proses evakuasi dari awal hingga akhir. Dia mengaku mencari saudaranya yang belum juga ada kabarnya."Saya nggak tahu gimana orang atau jenazahnya. Yang jelas, dia naik Kereta Kerta Jaya ini. Data yang diterbitkan pihak stasiun tidak akurat, jadi bingung," jelasnya.Data korban memang bervariasi. Berdasarkan kepolisian setempat, korban meninggal berjumlah 13 orang. Pihak PT KAI menyebutkan hanya 12 orang yang meninggal. Sedangkan beberapa media massa merilis angka 13, 14, dan bahkan 16 korban meninggal. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads