Epidemiolog Kritik Kerumunan di Rumah Walkot Makassar: Contoh Tak Baik!

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 13:04 WIB
Video joget terajana di kediaman Walkot Makassar viral di medsos
Video viral kerumunan 'joget terajana' di kediaman Walkot Makassar Danny Pomanto (Dok. Istimewa)
Makassar -

Kerumunan 'joget Terajana' di rumah pribadi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto viral di media sosial dan menjadi sorotan. Pakar epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Ridwan Amiruddin mengkritik peristiwa itu dan menyebutnya sebagai contoh tak baik bagi masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

"Sebagai tokoh publik kan tidak semestinya dilaksanakan karena itu kan menjadi contoh bagi masyarakat, contoh yang kurang bagus," kata Prof Ridwan kepada detikcom, Senin (11/10/2021).

Dia mengatakan, seluruh bentuk kegiatan sosial kemasyarakatan harus tetap terkontrol karena pandemi COVID-19 belum usai. Dia juga mengingatkan Danny sensitif terhadap kondisi saat ini.

"Sebagai tokoh publik kan, mesti ada sense of crisis, bahwa pada situasi pandemi ini semua aktivitas yang berpotensi menjadi sumber penularan atau pemicu terjadinya ledakan itu harus terkontrol," kata Ridwan.

"Karena itu kan menjadi contoh langsung bagi masyarakat," katanya lagi.

Prof Ridwan juga menyinggung pernyataan-pernyataan Danny yang kerap mengingatkan masyarakat tidak euforia berlebihan meski angka COVID-19 di Makassar sedang turun.

"Pernyataan-pernyataan yang kontroversial itu sebenarnya, artinya dia menyampaikan supaya tidak ada euforia tapi justru dia melakukan itu," kata Ridwan.

"Itu kan tindakan yang paradoks istilahnya. Tindakan yang tidak sesuai apa yang disampaikan dan apa yang terjadi," pungkas Ridwan.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa 'joget Terajana' di rumah pribadi Danny tersebut viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, tampak suasana malam hari di kediaman Danny yang mana Danny dan sejumlah orang berdiri. Sebagian orang lainnya kemudian berjoget diiringi lagu 'Terajana'.

Video juga memperlihatkan sejumlah orang lainnya dengan sajian makan dan minum di atas meja. Juga terekam sebuah panggung asal lagu 'Terajana' itu disenandungkan.

Danny Pomanto Berdalih Peristiwa dalam Video Bukan Pesta

Danny Pomanto sendiri tidak menampik peristiwa dalam video dan mengatakan itu terjadi pada Jumat (8/10) malam. Dia lalu menjelaskan duduk perkara kerumunan seperti di video itu.

Danny mengatakan dia kedatangan tamu dari jauh sehingga membuat jamuan di kediaman pribadinya. Menurut dia, peristiwa dalam video hanya jamuan semata.

"Jadi bukan pesta. Cuma makan malam. Mumpung dia datang ke Makassar. Itu saja," katanya kepada detikcom, Sabtu (9/10).

Sementara itu, soal aksi joget 'Terajana' dalam video, kata Danny, bermula saat lagu diputar dan tamu tersebut diminta bernyanyi. Maka tamu tersebut terpaksa bernyanyi.

"Lagi makan semua, terus tiba-tiba nyanyi siti 'Terajana'," kata Danny.

"Tiba-tiba mic-nya dibawa, begitu. Terus tiba-tiba dia ikut nyanyi juga. Surprise kan orang berdiri foto. Habis itu normal lagi, begitu," pungkas Danny.

(hmw/nvl)