Ratusan Warga di Aceh Timur Bakar Markas Polsek

Ratusan Warga di Aceh Timur Bakar Markas Polsek

- detikNews
Minggu, 16 Apr 2006 22:25 WIB
Banda Aceh - Beberapa warga membawa kelapa sawit dicegat polisi. Lalu cekcok mulut dan satu warga kena tembak polisi. Akibatnya, ratusan warga ngamuk dan membakar Markas Polsek Indra Makmur, Aceh Timur.Aksi ratusan warga yang membakar markas polisi itu bermula, ketika beberapa warga yang sedang membawa buah kelapa sawit melintasi sebuah pos polisi, Sabtu (15/4/2006) pukul 22.00 WIB. Warga lalu dihentikan sejumlah anggota polisi di pos tersebut.Namun ketika pemeriksaan dilakukan, entah bagiamana persoalannya, terjadi cekcok mulut. Saat cekcok mulut tersebut, terdengar suara letusan senjata api.Sejurus kemudian, salah seorang warga bernama Subagiyo ternyata kena tembak dibagian kakinya. Lalu, dia dengan tertatih-tatih langsung mendatangi rumah penduduk guna meminta pertolongan. Setelah kejadian itu, polisi yang bertugas di posnya langsung pulang ke Polsek Indra Makmur.Baru, Minggu (16/4/2006) pukul 00.00 WIB, ratusan warga berbondong-bondong mendatangi Polsek Indra Makmur. Saat itu, di kantor tersebut hanya terdapat tiga petugas. Karena tak sanggup menghadapi kedatangan ratusan warga tersebut, ketiganya melarikan diri ke Polres Aceh Timur. Akhirnya ratusan warga dengan leluasa melakukan pembakaran bangunan Polsek tersebut. Pintu, jendela dibakar, termasuk sejumlah dokumen yang ada di dalam ruangan pun ikut dibakar.Baru sekitar pukul 03.00 WIB bantuan petugas keamanan dari Polres Aceh Timur berdatangan. Tapi, sudah tidak ada warga yang terlihat di Polsek Indra Makmur tersebut. Kapolres Aceh Timur AKBP Hasbi kepada wartawan di Banda Aceh, Minggu (16/4/2006) mengatakan, insiden itu bermula ketika Briptu S yang memeriksa warga melepaskan tembakan kearah tanah, tapi kena warga.Bprida S sendiri sudah ditahan. Siang tadi sejumlah warga, tokoh masyarakat dan polisi melakukan pertemuan. Dalam musyawarah tersebut, warga mengaku siap mengganti kerugian kantor yang dibakar. Mereka berjanji akan mengganti kerusakan dalam dua hari ini.Hingga kini, ada tiga orang warga yang ditahan pihak kepolisian. Namun, para pelaku pembakaran lainnya masih buron, termasuk Subagiyo. (zal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads