Nanti Malam, Seluruh Kandidat Ketum PBR Dipanggil Wapres

Nanti Malam, Seluruh Kandidat Ketum PBR Dipanggil Wapres

- detikNews
Minggu, 16 Apr 2006 14:46 WIB
Solo - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tampaknya ikut berkepentingan terhadap apa yang terjadi di Partai Bintang Reformasi (PBR). Rencana nanti malam, Wapres yang juga Ketua Umum Partai Golkar itu meminta seluruh kandidat Ketua Umum PBR yang akan bertarung di muktamar untuk menghadapnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Zaenal Ma'arif, salah satu kandidat Ketua Umum PBR dalam Muktamar Islah PBR di Bali 22-24 April 2006 mendatang. Menurutnya, seluruh kandidat yang berjumlah lima orang telah sepakat untuk hadir. "Sebetulnya malam ini saya ingin menginap di rumah saya di Solo. Tetapi tadi saat turun dari pesawat, saya menerima telepon bahwa malam ini saya selaku calon ketua umum PBR beserta empat calon lainnya harus bertemu dengan Pak Jusuf Kalla di Jakarta," ujar Zaenal kepada wartawan di Solo, Minggu (16/4/2006). Pertemuan itu, kata Zaenal, difasilitasi oleh Aksa Mahmud, Wakil Ketua MPR yang juga merupakan orang kepercayaan Kalla. Zaenal sendiri yakin bahwa tidak akan terjadi intervensi kekuasaan maupun kekuatan parpol lain terhadap PBR dengan pertemuan itu. Dia memaparkan bahwa sejak awal Jusuf Kalla melalui Aksa Mahmud berperan besar untuk terjadinya proses islah di tubuh PBR. Kedua tokoh inilah yang berhasil melakukan mediasi bagi kubu Zainuddin MZ dan kubu Zaenal Ma'arif yang saat itu berseteru. "Selaku mediator islah wajar-wajar saja kalau beliau (Jusuf Kalla -red) perlu memberikan pesan-pesan. Secara moral beliau merasa bertanggungjawab dengan digelarnya muktamar kali ini. Apalagi karena muktamar di Bali dan mendapat perhatian yang luas oleh media dalam maupun luar negeri," kata Zaenal. "Nanti malam itu kelima kandidat akan bertemu untuk secara terbuka membuat gentlemen agreemen demi terciptanya muktamar yang bersih, jujur, adil, tertib serta sesuai dengan aturan partai," lanjut Wakil Ketua DPR tersebut. Yakin Menang Lebih lanjut, Zaenal mengatakan bahwa kelima orang kader yang telah resmi mencalonkan diri sebagai ketua umum PBR saat ini telah mendapat nomor urut calon. Dia sendiri yakin akan memenangkan pertarungan itu. Sekjen Ja'far Badjejer mendapat angka satu dalam undian nomor urut calon, disusul kemudian Bursah Zarnudi, Ismail Royan (Ketua DPW PBR Riau), Zaenal Ma'arif dan nomor urut terakhir adalah Ade Nasution. "Saya siap mengemban amanat partai. Kalau ditanya tentang kans ya pastinya saya harus yakin bahwa akan menang. Tentang prediksi dukungan saya tidak ingin mengatakannya, tapi survei yang dilakukan LSI mendudukan nama saya pada posisi tertinggi dengan dukungan 58,7% suara," ujar Zaenal. (jon/)


Berita Terkait