KNKT Targetkan Investigasi Kecelakaan KA Selesai 1 Minggu
Minggu, 16 Apr 2006 12:04 WIB
Grobokan -
Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) menargetkan penyidikan penyebab kecelakaan kereta api (KA) akan selesai dalam waktu satu minggu. KNKT berasumsi penyebab kecelakaan berasal dari faktor manusia.Ketua KNKT Setio Rahardjo menyatakan pihaknya sampai saat ini belum meneliti radioloko (kotak boks hitam), throttle, dan sinyal di stasiun Grobogan. Pihaknya akan meneliti lebih lanjut mengenai semboyan 41 (tanda peluit dari petugas stasiun), semboyan 40 (intruksi dari asisten masinis), dan semboyan 35 (tanda KA akan berangkat)."Kami akan lakukan wawancara dengan PT KAI soal semboyan 40-41. Karena dalam hasil laporan sementara kesalahan teknis itu berjalan normal, seperti sinyal. Ini faktor manusia (Human factor)," kata Setio di sela-sela evakuasi KA di Stasiun Gubug, Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (16/4/2006).Mengenai kematian masinis KA Kertajaya Nurhadi, lanjut Setio, tidak akan meyulitkan proses investigasi. Hal ini dikarenakan pihak masisnis dianggap paling tahu ihwal kecelakaan tragis tersebut.Hingga saat ini dugaan awal KNKT, kecelakaan antara KA Kertajaya dengan KA Purwodadi disebabkan KA Kertajaya meninggalkan stasiun Gubuk tanpa instruksi. "Ini laporan sementara yang kami terima secara umum. Tapi kami akan teliti lagi karena kami punya waktu seminggu," tandasnya.Hingga saat ini proses evakuasi KA masih berlangsung. Satu buah alat berat sudah dipersiapkan untuk mengangkat gerbong-gerbong ke jalur yang aman.Sementara itu, dari pantauan detikcom, jumlah warga yang menyaksikan lokasi kecelakaan KA semakin bertambah. Hingaa pukul 12.00 WIB, diperkirakan sudah ribuan warga yang mendatangi lokasi kejadian di Stasiun Gubug, Grobogan, Jawa Tengah.
(ary/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































