Jenazah Masinis Kertajaya Disambut Isak Tangis

Jenazah Masinis Kertajaya Disambut Isak Tangis

- detikNews
Sabtu, 15 Apr 2006 20:30 WIB
Surabaya - Jenazah Nurhadi, masinis KA Kertajaya yang mengalami kecelakaan celakaan di Gubug Purwodadi Jawa Tengah, tiba di rumah duka, Jl Margorukun V No 27 Surabaya dengan menggunakan mobil ambulans, Sabtu (15/4/2006) pukul 16.00 WIB.Kedatangan jenazah disambut tangisan istri tercintanya, Susi Wahyungningsih. Setelah melihat jenazah suaminya, ia langsung masuk ke kamar karena tidak kuasa melihat kepergiaan suaminya tersebut.Almarhum meninggalkan satu istri, dua anak masing masing Yuda Susanto (7) dan Nurilla Fitrya (4). Malam ini juga jenazah dimakamkan ke Tampat Pemakaman Umum (TPU) Tembok, tak jauh dari rumahnya.Menurut salah satu tetangga, Siti sejak seharian menangis terus begitu mendengar kabar suaminya meninggal dunia akibat kereta yang dikemudikan bertabrakan dengan KA Sembrani di Purwodadi. "Tadi siang dia sempat nyaris pingsan. Dia tak menyangka suaminya pergi untuk selama-selamanya dengan cara seperti itu," terangnya.Menurut keterangan para tetangga, istri almarhum sempat cerita jika dirinya mengalami firasat sebelumnya. Beberapa hari lalu (Kamis), anaknya Yuda, mengajak almarhum jalan-jalan. "Yuda juga minta dibelikan ikan hias di belakang Pengadilan Negeri," jelasnya.Yang mengherankan, Kamis siang, bertepatan keberangkatan sang ayah untuk menunaikan tugas sebagai masinis, ikan hias yang baru saja dibelikan itu mati. "Begitu ceritanya," ujarnya. Berbeda dengan adiknya, Nurilla, ayahnya dilarang bekerja saat itu. Ia merengek-rengek meminta ayahnya mengurungkan niatnya berangkat kerja. (mar/)


Berita Terkait