Hujan Tidak Deras, Palembang Banjir Lagi
Sabtu, 15 Apr 2006 17:26 WIB
Palembang - Meskipun tidak begitu deras, sebagian besar kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) kembali digenangi air setelah hujan mulai turun sejak pukul 14.30 WIB, Sabtu (15/4/2006). Sejumlah ruas jalan terkena dampak banjir. Sebagian ruas Jalan Sekip tergenang hingga 40 cm, kemudian Jalan Kolonel Atmo di kawasan Gaya Baru, air menggenangi ruas jalan sepanjang 500 meter. Meskipun air hanya setinggi 20-30 cm, banjir menyebabkan kemacetan. Hal sama juga terlihat di Jalan Kapten A Rivai, terutama kawasan di sekitar Hotel Sandjaya dan Kantor Gubernur Sumsel. Air secara perlahan mulai meninggi. Bukan tidak mungkin ketinggian air bisa seperti Kamis 13 April malam lalu yang mencapai 50 cm.Sementara di sejumlah kawasan pemukiman penduduk di Gandus, Kalidoni dan Kertapati, Jakabaring, sejak hujan deras yang turun pada Kamis, 13 April lalu, air belum juga turun. Bahkan sejumlah warga di Gandus mulai mengungsi ke rumah keluarganya yang tidak kena banjir. "Bosan, Pak. Bosan. Kalau pecak ini terus, susah nian kami hidup," keluh Nasiruddin, warga Gandus yang rumahnya digenangi air setinggi 40 cm, kepada detikcom. Sedangkan di Jakabaring, seperti di perumahan Ogan Permai Indah (OPI), genangan air tampak seperti tidak mau turun. Ketinggian air berkisar 30-50 cm. Tampaknya air tertahan oleh luapan sungai Ogan yang terus menampung air dari daerah hulu."Solusi yang terbaik, kami ini pindah dari sini. Sudah berapa kali nimbun masih terus banjir. Aku tidak ngerti bagaimana pemborong perumahan ini memikirkan soal dampak banjir. Ini kan dulunya rawa-rawa," kata Firdaus, warga perumahan OPI.
(fay/)











































