Syok Ditetapkan Jadi Tersangka, Pedagang Dipukuli Preman di Sumut Pingsan

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Sabtu, 09 Okt 2021 10:00 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi penganiayaan (Foto: dok. detikcom)
Deli Serdang -

Pedagang wanita di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), pingsan setelah mendapat kabar dirinya ditetapkan sebagai tersangka terkait keributan dengan preman di pasar. Suami pedagang berinisial LG itu menyebut istrinya pingsan setelah mendapat surat panggilan polisi.

"Hari Rabu (6/10) kemarin datang surat panggilan dari Polsek, dibuka istriku, jadi tersangka. Istriku heran, pingsan, langsung jatuh ke lantai," kata suami LG, Endang Hura, kepada wartawan, Sabtu (9/10/2021).

Dia menyebut LG dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pendarahan. Endang mengatakan istrinya sedang diopname.

"Dia pendarahan lagi. Semalam sore kubawa ke rumah sakit, opname," ucap Endang.

Endang kemudian menceritakan detik-detik istrinya ribut dengan pria yang diduga preman di Pasar atau Pajak Gambir, Deli Serdang. Peristiwa itu, katanya, terjadi setelah LG menolak memberikan uang kepada preman itu.

"Dia (preman) minta uang dari jam 07.00 WIB, uang pajak ini. Istri aku nanya ke dia, 'Kamu siapa, kok minta uang sama aku'. Dia minta uang Rp 500 ribu, ngaku dari forum. Itulah forum namanya, organisasi yang dibuat orang itu," tuturnya.

Endang mengatakan istrinya menolak memberikan uang dan mereka pergi untuk berbelanja. Setelah pulang belanja, preman itu masih ada di lokasi dan kembali meminta uang kepada mereka.

"Balik jam 09.00 WIB, masih di situ dia. Setelah itu dia berkata-kata, 'Nggak usah kau jualan di situ, bikin macet'. Istriku minta tunggu untuk membongkar barang-barang. Terus pria itu turun dari kereta marah-marah, langsung ditendang istriku dua kali," sebutnya.

Endang mengaku saat itu berada di lokasi dan mencoba melawan preman itu. Namun, katanya, istrinya melarang. Dia mengatakan dirinya diminta pergi ke tempat usaha mereka yang lain setelah situasi mulai kondusif.

"Dia suruh aku pergi ke lokasi jualan yang lain. Karena kami dua tempat jualannya di pajak itu. Aku pikir sebatas itu, jadi aku pergi. Ternyata dia menelepon teman-temannya. Istriku ditendang lagi," jelas Endang.

Simak juga 'Preman yang Palak Sopir Truk di Garut Ternyata Masih 17 Tahun':

[Gambas:Video 20detik]