Tumpukan Sampah Berserakan di Jalanan Pekanbaru, Warga Komplain

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 16:38 WIB
Sampah berserakan di jalanan Pekanbaru, Riau (Raja Adil Siregar/detikcom)
Foto: Sampah berserakan di jalanan Pekanbaru, Riau (Raja Adil Siregar/detikcom)
Pekanbaru -

Tumpukan sampah kembali terlihat di jalanan Kota Pekanbaru, Riau. Karena itu, Pemko Pekanbaru mendapatkan banyak keluhan dari warga.

Pantauan detikcom, tumpukan sampah terlihat di sejumlah ruas jalan protokol di Pekanbaru seperti Jalan Soekarno-Hatta, Jalan SM Amin, Jalan Tuanku Tambusai dan sekitarnya. Termasuk di Pasar Pagi Arengka dan Jalan Garuda Sakti.

Warga mengatakan tumpukan sampah selalu diangkut oleh petugas. Sayang, pengangkutan tak maksimal dan masih banyak tertinggal sejak beberapa pekan terakhir.

"Diangkut sampah kalau pagi sama siang. Tapi memang akhir-akhir ini tidak semua, artinya ada yang tertinggal," kata seorang warga, Anggi, Jumat (8/10/2021).

Anggi mengaku banyak juga masyarakat buang sampah di TPS Pasar Pagi Arengka. Akibatnya, tumpukan sampah kembali menggunung setelah diangkut petugas.

Sampah berserakan di jalanan Pekanbaru, Riau (Raja Adil Siregar/detikcom)Foto: Sampah berserakan di jalanan Pekanbaru, Riau (Raja Adil Siregar/detikcom)

"Diangkut, nanti siang udah penuh lagi ini. Sebelumnya ada mobil petugas yang jaga di sini, banyak langsung diangkut, jadi tak menumpuk," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, Raja Marzuki mengaku telah menerima banyak keluhan warga. Keluhan diterima mayoritas di zona 1.

"Memang banyak komplain yang daerah zona 1, itu operatornya PT Gondang Tua Jaya. Saya minta pengawas lapangan ini dilaporkan tiap hari, foto sesuai kondisi di lapangan," kata Raja Marzuki.

Dari pemantauan tim di lapangan, ternyata benar para operator tidak bekerja secara maksimal. Bahkan, laporan itu meningkat sejak beberapa bulan belakangan.

"Ada meningkat laporan masyarakat. Jadi langsung saya laporkan ke mereka selaku operator, kenapa menurun angkutannya. Setelah itu dikerjakan semua, tetapi tiba-tiba sekarang turun lagi, tidak maksimal," katanya.

Selain menegur, Raja Marzuki mengaku akan terus mengevaluasi kinerja pihak operator PT Gondang Tua Jaya dan PT Samhana Indah. Kedua perusahaan ini bertanggungjawab terhadap angkutan sampah di 2 zona.

"Saya mau setiap bulan 2 kali evaluasi, makanya mana yang saya dapat langsung saya sampaikan. Kalau setiap hari dapat laporan, artinya ini belum maksimal, kita pengawasan, masyarakat mengawasi, ya ini kenapa operator," katanya.

Lihat juga video 'Lahan Sampah di Tengah Pemukiman Warga di Tangsel Bikin Resah':

[Gambas:Video 20detik]



(ras/isa)