Pemerintah Austria Komitmen Biayai Pengembangan 3 BLK Maritim di RI

Eqqi Syahputra - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 14:54 WIB
Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker Budi Hartawan
Foto: Kemnaker-Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker Budi Hartawan
Jakarta - Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Budi Hartawan, mengapresiasi Pemerintah Austria atas komitmennya membiayai kegiatan pengembangan BLK Maritim melalui skema soft loan di 3 Balai Latihan Kerja (BLK) yaitu BBPLK Medan, BBPLK Serang, dan BLK Makassar.

"Atas koordinasi dan kerjasama yang baik dari Kemnaker, Bappenas, Kemenkeu, dan Kedutaan Austria, Alhamdulillah implementasi dari kegiatan di BLK Makassar akan benar-benar mulai berjalan," ujar Budi Hartawan dalam keterangan tertulis, Jumat (8/10/2021).

Dalam acara Meeting Pengembangan BLK Maritim di BLK Makassar, Kamis (7/10) kemarin, Budi menambahkan, kick off meeting kegiatan pengembangan BLK Maritim di BLK Makassar ini dilakukan dengan 4 komponen utama kegiatan, yaitu pembangunan gedung workshop, pengadaan peralatan pelatihan, pelatihan instruktur dan manajemen, serta pengembangan program pelatihan.

Selain itu, kegiatan Development Maritime Vocational Training Center (VTC) di BLK Makassar ini juga merupakan wujud dari implementasi kebijakan 9 Lompatan Besar Kemnaker, salah satunya adalah transformasi dalam menjadikan BLK sebagai Pusat Pengembangan Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja yang memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Lebih lanjut, menurut Budi, salah satu komponen dari Transformasi BLK adalah Revitalisasi Sarana dan Prasarana serta Revolusi SDM BLK yang sangat relevan dengan kegiatan sesuai dengan framework Development Maritime VTC Project.

"Saya berharap KIP GmbH sebagai pemenang lelang internasional untuk kegiatan pengembangan BLK Maritim di BLK Makassar dapat mendukung Kemnaker dan manajemen BLK Makassar untuk menjadikan BLK Makassar sebagai center of excellence dalam pengembangan 5 kejuruan yaitu Automotive/Marine Engine, Electrical, Metal Working, Wood Glass Fiber Working dan Welding," papar Budi.

Ia juga menuturkan Menaker Ida Fauziyah menaruh perhatian yang besar atas kegiatan pengembangan BLK Maritim ini dan berharap adanya kerja sama dari berbagai pihak sehingga memberikan manfaat besar dalam pengembangan SDM Indonesia.

Pada kesempatan itu juga Budi juga berharap setelah ini pelaksanaan ground breaking kegiatan pengembangan BLK Maritim di BLK Makassar melalui pembiayaan Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) Austria dapat berjalan dengan cepat.

"Semoga dengan kerjasama Pemerintah Indonesia dan Austria ini dapat meningkatkan dan mempererat hubungan antar kedua negara serta memberikan manfaat yang besar," pungkas Budi.

Sebagai informasi, direncanakan kegiatan ground breaking BLK Maritim di BLK Makassar ini akan dihadiri Menaker Ida Fauziyah pada bulan November 2021 mendatang.

(ega/ega)