Perwakilan Mahasiswa Sampaikan Pernyataan Sikap ke MPR, Ini Isinya

Angga Laraspati - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 13:17 WIB
MPR
Foto: MPR
Jakarta -

Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI Siti Fauziah menerima 8 mahasiswa perwakilan beberapa perguruan tinggi. Mereka tergabung dalam Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (Komando) yang melakukan aksi demo pada Kamis (7/10) kemarin di Gedung MPR/DPR/DPD RI.

Adapun beberapa perguruan tinggi tersebut antara lain Universitas Pakuan Bogor, Universitas Pamulang (Unpam), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Pada aksi tersebut, setidaknya Komando menurunkan sekitar 300 mahasiswa.

Saat diterima oleh Siti, Pimpinan Delegasi, Presidium Komando Jakarta Selatan yang juga Mahasiswa UMK Misbahul Anwar menyampaikan pernyataan sikap dan tuntutan resmi. Pertama, mendesak pembahasan penataan sistem hukum dan peraturan perundang-undangan berdasarkan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum.

Kedua, memastikan Pancasila memiliki fungsi hukum yang mengikat dan memaksa. Ketiga, meletakkan Pancasila sebagai hirarki tertinggi, wujud dari kepastian Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum.

Sementara itu, salah satu anggota delegasi, Presidium Komando Tangerang Selatan mahasiswa Unpam Febriditya Ramdhan atau Adit, menjelaskan tuntutan tersebut lahir tidak secara mendadak. Namun, sudah menjadi pembahasan dan perenungan sejak tahun 2018, saat Komando menyelenggarakan acara Konsolidasi Nasional dengan mengundang 48 kampus dari 21 provinsi.

Dalam acara tersebut, Komando menghimpun berbagai permasalahan kebijakan yang ada di daerah masing-masing. Ketika sudah telaah dan pahami, Komando berpandangan bahwa setiap kebijakan daerah itu harus demi dan untuk kepentingan rakyat.

"Untuk itu, sebagai mahasiswa atas nama Tridharma Perguruan Tinggi, yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, kita meminta Pancasila ditempatkan di hierarki tertinggi sebagai filter dalam perumusan peraturan perundang-undangan yang kemudian menjadi tuntutan kami saat ini," kata Adit dalam keterangannya, Jumat (8/10/2021).

Menanggapi bunyi tuntutan mahasiswa, Siti Fauziah mengatakan aspirasi mereka telah diterima dengan baik.

"Semua aspirasi akan secepatnya kami sampaikan kepada Pimpinan MPR. Kita semua berharap yang terbaik untuk bangsa dan negara," ujarnya.

Ia pun mengatakan sudah menjadi tugas dan fungsi MPR untuk menyerap aspirasi masyarakat termasuk dari para mahasiswa Indonesia.

"Kami menyambut hangat kalian semua, kami akan mendengarkan dan menampung aspirasi yang ingin disampaikan, lalu nanti akan kami teruskan kepada Pimpinan MPR," ujarnya.

Di sela-sela audiensi tersebut, Siti juga tak lupa untuk mencairkan suasana dengan mempersilahkan para mahasiswa untuk meminum air yang sudah disediakan.

"Ayo diminum dulu, kalian pasti haus seharian berdemo panas-panasan di luar sana biar rileks, kalian berada di gedung rakyat loh," ucapnya.

Di akhir audiensi, Misbahul Anwar menyampaikan apresiasinya atas sambutan dan penerimaan dari Setjen MPR RI melalui Ibu Titi, Bapak Heri Heriawan dan Bapak Budi Muliawan.

"Perlu kami sampaikan, aksi dan tuntutan yang kami perjuangkan dan suarakan ini, adalah murni aspirasi kami mahasiswa berdasarkan kepentingan rakyat dan kami pastikan tidak ada yang menunggangi," tandasnya.

Sebagai informasi, pada audiesi tersebut, Siti didampingi Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Setjen MPR Heri Heriawan dan Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antarlembaga Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR Budi Muliawan.

Simak juga 'Ricuh Aksi Mahasiswa Peringati Tewasnya Randi-Yusuf di Kendari':

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)