Masinis KA Kerta Jaya Meninggal
Sabtu, 15 Apr 2006 10:16 WIB
Purwodadi - Upaya mencari penyebab kecelakaan KA Sembrani dan KA Kerta Jaya di Stasiun Gubug, Puwodadi, Jawa Tengah, sepertinya akan sedikit terhambat. Masinis KA Kerta Jaya yang tahu bagaimana kecelakaan terjadi, meninggal dunia.Nurhadi (45), masinis KA Kerta Jaya yang naas itu meninggal di RSUD Purwodadi. Kini harapan untuk mencari keterangan, tertumpu pada masinis KA Sembrani, Jumaidi. Jumaidi sampai saat ini masih dalam perawatan intensif di RSUD Purwodadi.Dalam pantauan detikcom, Sabtu (15/4/2006), proses evakuasi korban masih terus berlangsung. Masih banyak penumpang yang terjepit di dalam kereta dan menunggu bantuan untuk dikeluarkan.Kondisi kecelakaan terparah di KA Kerta Jaya ada di gerbong depan, tepat di belakang lokomotif. Akibat senggolan dua kereta ini, KA Kerta Jaya ringsek dan terdorong sampai keluar jalur. Kecelakaan ini menarik ribuan warga sekitar yang datang menonton proses evakuasi. Akibatnya lalu lintas Purwodadi-Semarang pun menjadi macet.Kecelakaan antara KA Sembrani dan KA Kerta Jaya terjadi ketika kedua kereta berangkat bersamaan dari Stasiun Gubug. Akibatnya, pada tikungan pertama sekitar 100 meter dari stasiun, kedua kereta ini bertabrakan."Seharusnya Sembrani yang dahulu diberangkatkan," kata petugas stasiun Bugiyanto kepada detikcom.Korban tewas sampai saat ini mencapai 13 orang. Korban paling banyak merupakan penumpang KA Kerta Jaya yang berada di gerbang depan. Sebanyak 14 orang luka berat dan 27 lain luka ringan. Mereka dibawa ke Puskesmas Gubug, RSUD Purwodadi, dan RS Yakum Purwodadi.Akibat kecelakaan ini, jalur kereta lintas utara terpaksa diputar melalui Brumbung - Gundih/Gambringan. Sejumlah jadwal perjalanan kereta, dipastikan mengalami keterlambatan.
(fay/)











































