Polisi Rekonstruksi Tabrakan KA, 13 Orang Tewas
Sabtu, 15 Apr 2006 09:41 WIB
Semarang - Meski evakuasi belum usai, Polda Jateng langsung menurunkan timnya untuk melakukan rekonstruksi tabrakan antara KA Sembrani dan KA Kerta Jaya di Stasiun Gubug Jateng. Rekonstruksi untuk menemukan sebab tabrakan. Tim dari Polda Jateng yang dipimpin oleh Direskrim Kombes Pol Zulkarnaen datang ke tempat kejadian dan langsung meminta pihak stasiun untuk menjelaskan kronologis tabrakan. Tim ini pun langsung melakukan rekonstruksi di lokasi tabrakan. "Ini harus diperjelas lagi apakah ada human error atau ada kesalahan teknis dalam prosedur," ujar Zulkarnaen kepada wartawan, Sabtu (15/4/2006).Sementara, dijelaskan petugas stasiun, Bugiyanto saat itu ada 3 kereta datang dari arah barat (dari Jakarta). "Pertama KA Semarang, kemudian KA Kerta Jaya, setelah itu baru ketiga, KA Sembrani. Ketiganya menuju Surabaya," imbuh Bugiyanto kepada detikcom.Namun KA Semarang dapat meluncur halus. Sedangkan Kerta Jaya dan Sembrani masih berada di stasiun. "Namun ketika dibunyikan peluit keduanya berangkat bersamaan," tandasnya.Akhirnya, pada tikungan pertama sekitar 100 meter dari stasiun, kedua kereta itu bertabrakan. "Seharusnya Sembrani yang dahulu diberangkatkan," kata Bugiyanto.Ditambahkan dia, sinyal sebenarnya saat itu sudah benar. "Kesalahan terjadi pada waktu aba-aba berangkat itu," keluhnya. Sementara itu, korban tewas sampai saat ini mencapai 13 orang. Mereka paling banyak adalah penumpang KA Kerta Jaya dan berada pada gerbong depan. Sedangkan 14 orang luka berat dan 27 orang luka ringan. Mereka dibawa ke Puskesmas Gubug, RSUD Purwordadi, dan RS Yakum Purwodadi.
(wiq/)











































