Cilandak Barat Jaga Playboy dengan No Anarchy!
Jumat, 14 Apr 2006 21:20 WIB
Jakarta - No Anarchy! Begitulah harapan warga sekitar kantor Playboy Indonesia. Mereka menjaga kantor majalah itu secara sukarela. Sekitar 50 orang yang mengaku warga Cilandak Barat terlihat berjaga di sekitar Ruko Fatmawati Mas, Jl Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (14/4/2006). Mereka mulai berdatangan sejak pukul 14.00 WIB. Sebagian besar dari mereka mengenakan kaos hitam polos, dan berusia sekitar 25 tahun. "Kita antisipasi saja jangan sampai terjadi tindakan anarkis saja deh. Itu saja kok," kata koordinator lapangan, Wadi, kepada wartawan. Ditambahkan Wadi, upaya warga kampung ini hanyalah sekedar membantu aparat polisi dan keamanan. Pertimbangannya adalah kerusuhan yang terjadi di kantor Playboy yang lama, di Gedung AAF, Jl TB Simatupang, Jakarta, pada 12 April lalu. Apakah ini karena warga sekitar memihak Playboy? "Tidak memihak Playboy, kita hanya tidak mau ada tindakan anarkis. Silahkan saja menyampaikan aspirasi, mau mengkritisi pemerintah atau siapa saja silahkan, tapi jangan anarkis. Warga takut," ujar Wadi. Sementara itu, di ruko Bixindo Utama telah ditempeli dua karton putih. Karton itu bertuliskan "Silahkan berorasi dengan damai dan tertib," dan "Kami warga Betawi menolak tindakan anarkis," dengan spidol biru. Hingga pukul 18.00 WIB, warga masih berada di sebelah barat ruko, tepatnya di pos satpam. Mereka terlihat santai mengobrol dan makan. Namun satu jam kemudian mereka membubarkan diri. Rencananya penjagaan akan dilanjutkan pada Sabtu (15/4/2006).
(wiq/)











































