Demonstrasi Menolak Larangan Ciuman di Muka Umum
Jumat, 14 Apr 2006 08:57 WIB
Jakarta -
Di Indonesia, marak demonstrasi agar Rancangan Undang-undang Anti Pornografi dan Pornoaksi segera disahkan dan penolakan penerbitan majalah Playboy.Di Malaysia juga terjadi demonstrasi, namun sangat bertolak belakang dengan apa yang terjadi di Indonesia. Demonstrasi itu adalah menuntut kebebasan berpelukan dan berciuman di muka umum. Unjuk rasa yang dilakukan oleh warga etnis Tionghoa ini dilakukan menyusul pemberian hukuman oleh pengadilan setempat kepada sepasang kekasih yang dianggap bernafsu berpelukan dan berciuman di muka umum. Demikian dikutip dari kantor berita BBC, Kamis (13/4/2006). Sepasang kekasih itu adalah Ooi Kean Thong dan Siow Ai Wei. Mereka dituduh telah melakukan tindakan tidak pantas karena bermesraan di sebuah taman di samping Menara Kembar Petronas.Jumlah peserta demo memang tidak terlalu besar. Namun, pendemo tetap bersemangat. Mereka membawa slogan bertuliskan "Jangan Urusi Orang Lain" dan "Tolak Polisi Moral".Penanggung jawab demonstrasi ini menyatakan khawatir nilai-nilai konservatif Muslim dipaksakan kepada 45 persen warga Malaysia non Muslim. Bahkan, mereka mengkhawatirkan berpegangan tangan pun akan dilarang.Kasus ini memang belum diputuskan pengadilan. Namun pada Selasa (11/4/2006) Pengadilan Federal Malaysia menolak gugatan pasangan tersebut.Hakim Agung Ahmad Fairuz yang menangani kasus ini mengatakan berpelukan atau berciuman mungkin bisa diterima sebagai "hal yang biasa di Inggris". Tapi, lanjutnya, ciuman di muka umum masih menjadi perdebatan di Malaysia.Kasus ini sempat mendapat tanggapan dari Walikota Kuala Lumpur Rusli Hassan. Dia mengatakan akan memberikan jaminan kepada para wisatawan asing. Mereka tidak akan dikenakan tindakan apapun apabila didapati berciuman di tempat umum. Aparat atau polisi setempat mungkin hanya akan menasehati dan tidak menangkap pasangan wisatawan asing yang bertindak tidak senonoh. Namun, Walikota Rusli Hassan menegaskan bagi warga negara Malaysia bergandengan tangan masih diperbolehkan. Yang tidak boleh adalah berciuman terlalu bersemangat di tempat-tempat umum.
(atq/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































