Akses Jalan di Majene Terputus, Warga Sakit Terpaksa Ditandu Sejauh 5 Km

Abdy Febriady - detikNews
Kamis, 07 Okt 2021 00:49 WIB
Majene -

Seorang warga Desa Popenga, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat terpaksa ditandu sejauh lima kilometer lantaran akses jalan ke desa terputus. Jalan itu tertutup material longsor.

Dalam rekaman video pendek yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah warga berjuang memikul tandu melewati longsor. Tanah berlumpur, batang pohon dan bebatuan besar menutup akses kendaraan bermotor.

Camat Ulumanda M Arif membenarkan ada warganya yang harus ditandu karena akses jalan terputus. Namun dia mengaku tidak mengetahui identitas warga tersebut.

"Benar ada warga dari desa Popenga yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Majene oleh PKM (Puskesmas) Ulumanda. Karena akses jalan masih putus, sehingga warga tersebut ditandu melalui jalan yang di dalamnya banyak longsoran sejauh lima kilometer," kata Arif, kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Longsor yang memutus akses jalan utama lima desa ini terjadi di Desa Kabiraan, Senin (4/10) kemarin. Longsor terjadi akibat tingginya curah hujan yang melanda daerah tersebut sejak sepekan.

"Hujan deras mulai jam satu sampai malam, sampai sore, tiba-tiba longsor, banyak longsor kesini, tertutup jalan, putus," ujar salah satu warga Kabiraan, Herman.

Akibat jalan terputus, ribuan warga lima desa di daerah ini terancam terisolir. Kelima desa tersebut di antaranya, Kabiraan, Tandeallo, Ulumanda, Panggalo dan Popenga.

"Kalau yang kuat jalan keluar, kalau tidak kuat tidak keluar. Yang paling parah ada jembatan diganti batu besar," tuturnya.

Warga berharap pemerintah segera mengirim alat berat untuk menyingkirkan material longsor agar mereka dapat segera beraktivitas normal.

(idn/idn)