Polda Metro Resmi Minta Playboy Tak Beredar di Jakarta

Polda Metro Resmi Minta Playboy Tak Beredar di Jakarta

- detikNews
Kamis, 13 Apr 2006 18:26 WIB
Jakarta - Anda warga Jakarta? Jika ya, di waktu mendatang Anda akan kesulitan mendapatkan Playboy Indonesia. Penyebabnya, Polda Metro Jaya telah meminta agar Playboy tidak diedarkan di wilayah Ibukota.Permintaan itu diumumkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana usai pertemuan antara Polda Metro dengan pihak Playboy Indonesia. Pertemuan berlangsung sekitar 30 menit di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (12/4/2006)."Dasar pertimbangannya adalah masalah keamanan," kata Ketut Untung.Ketut Untung mengungkapkan, pihaknya tidak bisa melarang penerbitan majalah berlogo kelinci bertuksedo itu. Alasannya, polisi tidak memiliki kewenangan tersebut."Hal itu kalau kita lakukan melanggar kebebasan pers," imbuh Ketut Untung.Menanggapi permintaan Polda Metro tersebut, salah seorang pimpinan majalah Playboy, Ponti Carolus, menyatakan akan berkonsultasi dengan pihak direksi sebagai tindak lanjut."Saya kira hasil ini akan dijadikan sebagai dasar dalam pertemuan dengan direksi nanti," ujar Ponti.Ketika ditanya apakah majalah itu akan terbit lagi, Ponti tidak memberikan jawaban spesifik. "Saya kira sangat spekulatif untuk menjawab hal itu. Sebagai warga negara kami tentu akan menghargai masukan ini," katanya sambil tersenyum.PenyeranganPonti juga sangat menyayangkan penyerangan pada kantor Playboy Indonesia pada 12 April kemarin. Seharusnya hal-hal tersebut tidak perlu terjadi karena pihak Playboy siap melakukan diskusi untuk menyelesaikan masalah.Akibat penyerangan itu, Ponti mengaku kantor Playboy harus pindah dari Gedung AAF di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan. Alasan keamanan bagi pekerja kantor yang bekerja di gedung itu adalah pertimbangan utama."Untuk sementara kami menempati ruangan kecil yang biasanya digunakan untuk menyimpan berbagai dokumen yang ada," ujar Ponti tanpa menyebut lokasi baru kantornya. (nvt/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait