Pemalsu Prakerja di Medan Pegang 19 Ribu NIK Orang Lain-Raup Rp 75 Juta

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 06 Okt 2021 17:24 WIB
Daftar Prakerja
Ilustrasi situs pendaftaran Prakerja (Tim Infografis detikcom/Fuad Hasim)
Medan -

Polisi menangkap 6 tersangka diduga sindikat praktik pemalsuan data peserta Prakerja di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Polisi menyebut sindikat itu sudah mendapatkan uang sekitar Rp 75 juta.

"Dari kegiatan para pelaku sudah dapat uang kurang-lebih Rp 75 juta, namun kami saat ini masih pengembangan. Kemungkinan uang yang diperolehnya bisa lebih," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek Hery Cahyadi saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (6/10/2021).

Koleksi 19 Ribu NIK

Kadek menuturkan sindikat itu telah beroperasi sekitar 3-6 bulan. Jumlah NIK orang lain yang terdata di barang bukti sebanyak 19 ribu.

"Pengakuan tersangka, kegiatan dilakukan kurang lebih 3-6 bulan. Jumlah NIK yang terdata di setiap barang bukti laptop dan HP sebanyak 19 ribu lebih, yang di-upload kurang-lebih 1.000 NIK," ucap Kadek.

Dia mengatakan masih memastikan NIK yang dipakai sindikat pemalsu ini ke Komite Cipta Kerja. Dia mengatakan aksi sindikat ini tentu akan merugikan pihak pemilik NIK.

Kadek menyebut untuk data yang tertera pada barang bukti komputer telah diamankan. Nantinya, soal data itu pihaknya bakal berkoordinasi dengan kementerian terkait.

"Untuk data yang ada di komputer tersebut kita amankan dan nantinya kami koordinasikan dengan kementerian dan dinas terkait," ujar Kadek.

Simak peran 6 orang sindikat pemalsu data peserta Prakerja ini di halaman berikutnya.