Buntut Paracetamol, KLHK Bentuk Tim Selidiki Pencemaran di Jakarta

Kadek Melda L - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 21:30 WIB
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahian Indonesia (LIPI) memprediksi, pesisir Jakarta akan terus terpapar sampah hingga Februari 2020 mendatang.
Foto ilustrasi pencemaran lingkungan hidup Jakarta. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) disebut akan membentuk tim kerja untuk menangani permasalahan pencemaran lingkungan di Jakarta. Dibentuknya tim kerja itu buntut studi temuan paracetamol di teluk Jakarta.

"KLH sudah respons, BRIN kemarin sudah konferensi pers. Bahkan, nanti mau dibentuk semacam tim kerja rencananya, terhadap hal-hal yang menjadi sumber pencemar terhadap lingkungan, bukan cuma ini saja," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Syaripudin, di DPRD DKI, Selasa (5/10/2021).

Syaripuddin menganggap temuan tersebut sebagai sebuah masukan. Dia menilai temuan itu bagus.

"Jadi kalau sekarang di-publish (hasil riset pencemaran paracetamol) jadi berita yang hangat ya, tapi bagi kami ini masukan yang baik sehingga kita dapat informasi di sana hasil penelitian tercemar tahun sekian, angkanya kita akan uji semua, ini saran yang bagus, makanya kami terbuka," ujarnya.

Lebih lanjut Syaripuddin mengatakan DLH Jakarta juga akan terlibat dalam tim tersebut. DLH Jakarta, kata Syaripuddin, akan menjadi pembina.

"Kita jadi anggota biasanya, KLHK pembina," imbuhnya.

Simak video 'DLH DKI soal Paracetamol di Teluk Jakarta: Itu Kondisi 3 Tahun Lalu':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya di halaman berikutnya.