COVID-19 Melandai, Wakil Ketua MPR Sebut Kuncinya di Gotong Royong

Eqqi Syahputra - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 21:15 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat
Foto: MPR
Jakarta - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengungkapkan saat ini rakyat Indonesia bisa bernafas lega karena tren positif kasus COVID-19 menunjukkan penurunan atau melandai di semua wilayah Indonesia. Menurutnya, kunci dari kondisi baik tersebut karena munculnya semangat gotong royong yang tinggi.

Dengan semangat tersebut, lanjutnya, terbentuk sinergitas kuat antara pemerintah dengan masyarakat dalam upayanya melakukan berbagai kebijakan untuk menghadapi COVID-19. Contohnya seperti, PPKM, sosialisasi penerapan protokol kesehatan serta percepatan dan pemerataan vaksinasi.

"Kondisi seperti itu, mesti dijaga seraya terus berupaya agar kasus positif makin merosot dalam dan pada akhirnya hilang sama sekali," ujar Lestari dalam keterangannya, Selasa (5/10/2021).

Pimpinan MPR dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang akrab disapa Rerie ini melihat dan berkaca dari bencana COVID-19 yang meluluhlantakan semua. Menurutnya bangsa ini harus kembali merenungi, lalu menyadari sepenuhnya bahwa ada 'senjata' yang sangat mujarab untuk menghadapi pandemi, yaitu pemahaman serta penerapan nilai-nilai luhur bangsa dan gotong royong adalah salah satu di antaranya.

Luar biasanya, lanjut dia, rakyat Indonesia pada dasarnya sudah menyadari betapa pentingnya penerapan nilai luhur bangsa sebagai solusi menghadapi pandemi. Hal itu diketahuinya saat melakukan jajak pendapat seputar pengetahuan rakyat soal COVID-19 sekitar bulan Juni 2020 lalu.

"Setelah jajak pendapat itu dianalisis menggunakan metode Word Cloud Analysis, hasilnya adalah pertama, publik menyadari bahwa nilai-nilai kebangsaan bisa menjadi tameng yang menjaga bangsa ini dari kehancuran. Kedua, gotong royong yang merupakan nilai dasar ideologi kebangsaan yang ada dan kita miliki, saat ini mesti diperkuat untuk menjaga bangsa," ungkapnya.

Kehebatan nilai-nilai luhur bangsa, lanjut Mbak Rerie, bahkan tercatat dalam perjalanan sejarah bangsa, karena telah teruji mampu berperan sebagai perekat rakyat dalam menghadapi berbagai macam krisis serta ancaman baik dari internal maupun eksternal, yang berpotensi besar mengancam keutuhan negara dan memecah belah rakyat.

"Melandainya kasus pandemi saat ini, menunjukkan bahwa nilai luhur masih sangat digdaya sebagai benteng kita semua dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa," tambahnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa mulai dari sekarang saling berpegang tangan, saling menjaga satu sama lain, lalu tunjukkan kepada para pahlawan dan pendiri bangsa bahwa generasi ini, bisa seperti mereka menang dengan gemilang menghadapi tantangan.

"Tunjukkan juga kepada generasi penerus bangsa bahwa dengan berpegang teguh pada nilai luhur bangsa, kita adalah manusia Indonesia yang mampu melewati krisis berat. Sehingga kita bisa dikenang dan dijadikan teladan oleh mereka dalam menghadapi tantangan bangsa di masa depan," pungkasnya.

Tonton video 'Corona RI 5 Oktober: Tambah 2.558 Sembuh, 77 Kematian':

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)