Pengusaha Sulsel Zainal Tayeb Jadi Tersangka Penipuan-Penggelapan di Bali

Sui Suadnyana - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 17:35 WIB
Dirreskrimsus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho (Sui Suadnyana/detikcom)
Dirreskrimsus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho (Sui Suadnyana/detikcom)
Denpasar -

Pengusaha Zainal Tayeb ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali. Pengusaha asal Sulawesi Selatan (Sulsel) itu ditetapkan tersangka kasus penipuan dan penggelapan pada 4 Oktober 2021.

"Betul sudah jadi tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Bali, Kombes Yuliar Kus Nugroho, kepada wartawan, Selasa (5/10/2021).

Pengusaha Zainal Tayeb awalnya dilaporkan ke Dirreskrimsus Polda Bali oleh Hedar Giacomo dengan laporan nomor LP-B/195/IV/2021/Bali/SPKT/ tertanggal 8 April 2021. Dari laporan tersebut kemudian diterbitkan surat penyidikan nomor SP-Sidik/30/IV/2021/Ditreskrimsus/ tertanggal 12 April 2021.

Pada akhirnya, Zainal Tayeb ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Kepala Kepolisian Daerah Bali nomor B/37a/X/Res 2.5/2021/tertanggal 4 Oktober 2021. Zainal Tayeb ditetapkan sebagai tersangka setelah Ditreskrimsus Polda Bali mendapatkan sejumlah bukti yang cukup.

Pria itu ditetapkan sebagai tersangka karena diduga memalsukan akta otentik. Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 266 dan/atau Pasal 378 atau Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Yuliar mengatakan tidak tertutup kemungkinan terdapat tersangka lain dalam perkara Zaenal Tayeb ini. Pihaknya pun bakal mendalami lagi kasus tersebut.

"Ya tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain, kalau tersangka lain kemungkinan kalau dalam penyelidikan ada ya kita proses juga, tidak menutup kemungkinan," tegas Yuliar.

Tersangka tidak ditahan di Polda Bali. Mengapa? Simak di halaman berikutnya.