Nasib Playboy Ditentukan Fatwa Dewan Pers

Nasib Playboy Ditentukan Fatwa Dewan Pers

- detikNews
Kamis, 13 Apr 2006 14:17 WIB
Jakarta - Gejolak penolakan Playboy Indonesia yang timbul di masyarakat membuat pemerintah mengambil langkah antisipatif. Pemerintah akan meminta fatwa kepada Dewan Pers untuk menentukan nasib majalah tersebut."Besok saya sendiri akan mengantar langsung surat kepada Dewan Pers. Kita akan minta Dewan Pers memberikan fatwa," kata Menkominfo Sofyan Djalil di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (13/4/2006).Jika fatwa Dewan Pers dengan tegas mengatakan, Playboy sebagai produk industri pornografi, kata Sofyan, pemerintah akan melarangnya."Tapi bila itu produk pers, pemerintah tentu tidak bisa melarangnya, karena produk pers tidak perlu izin," tutur Sofyan.Soal maraknya kekecewaan masyarakat, ia mengaku bisa memahami hal itu. Namun dengan tegas, ia mengatakan, sejak awal pemerintah tidak pernah memberikan izin bagi penerbitan Playboy."Satu pihak kita mengerti masyarakat kecewa. Saya sendiri sudah melihat isinya, isinya debatable dan soft," ungkap dia.Meski begitu pemerintah tetap akan menunggu fatwa Dewan Pers. Jika memang majalah seperti itu produk industri pornografi, bukan hanya Playboy yang akan dilarang. "Tapi media lainnya seperti Maxim, FHM, Lampu Merah, Popular dan lainnya akan kita larang," ungkap dia. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads