Perusakan FPI
Gedung AAF Rugi Rp 100 Juta
Kamis, 13 Apr 2006 12:00 WIB
Jakarta - Kerugian yang diderita Gedung ASEAN Aceh Fertilizer (AAF) akibat perusakan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) Rabu 12 April cukup besar. Kerugian akibat demo memprotes majalah Playboy itu ditaksir mencapai Rp 100 juta."PT Velvet Silver Media (penerbit Playboy Indonesia) menyatakan akan mengganti kerusakan gedung," kata salah satu mantan direksi PT AAF Alita Ilyas dalam jumpa pers di Gedung AAF lantai 7, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2006).Ikut dalam jumpa pers itu pengacara tim likuidator Gedung AAF dari Jusuf Indradewa and Partner, PP Poli. Alita heran aksi FPI itu sampai menimbulkan kerusakan pada lantai 7 Gedung AAF. "Saya bingung bagaimana mereka bisa memecahkan kaca lantai 7 dari luar? Mungkin pakai ketapel kali ya?" kata Alita menduga-duga.Selain kaca-kaca yang pecah, pendemo juga merusak fire hydrant, alat pemadam kebakaran darurat. Sementara Poli sedikit menjelaskan tentang kemelut Gedung AAF. Berdasarkan rapat pemegang saham pada 14 Januari lalu, PT AAF sudah dilikuidasi. Setelah likuidasi itu gedung yang dipakai berkantor Playboy Indonesia itu ditangani tim likuidator dari Jusuf Indradewa and Partner sejak 1 Februari. "Mayoritas saham PT AAF dikuasai pemerintah. Jadi AAF bisa dikatakan gedung pemerintah," kata Poli.Mengenai detail kasus Gedung AAF, Poli menyatakan sedang disiapkan siaran pers.
(iy/)











































