Buruh Ancam Mogok, Revisi UU Naker Jalan Terus

Buruh Ancam Mogok, Revisi UU Naker Jalan Terus

- detikNews
Kamis, 13 Apr 2006 11:33 WIB
Jakarta - Ancaman mogok nasional 1 Mei mendatang dari buruh bak dianggap angin lalu. Proses revisi UU 13/ 2003 tentang Ketenagakerjaan tetap jalan terus."Proses akan jalan terus. Menolak atau tidak menolak akan kita bicarakan," cetus Wakil Presiden Jusuf Kalla.Hal ini disampaikan dia usai membukas Munas ke IV Forum Zakat di kantor Wapres Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (13/4/2006)."Kan persetujuan pertama disebutkan harus dikaji oleh 5 universitas. Sesudah dikaji, baru kita duduk," ujar mantan Menko Kesra ini.Demo yang dilancarkan buruh selama beberapa lalu dipicu rasa gelisah atas rencana revisi UU Ketenagakerjaan yang dinilai hanya menguntungkan pengusaha.Menanggapi aksi tersebut, Kalla hanya berkomentar singkat dan diplomatis, "Sangat wajar bila buruh banyak yang belum puas."Namun demikian telah dijelaskan oleh pemerintah bahwa proses revisi harus dilaksanakan secara tripartit, yakni pemerintah, pengusaha, dan buruh.Terkait ancaman mogok buruh pada 1 Mei mendatang, Kalla mengatakan, semua pimpinan buruh sudah memahami keharusan melakukan dialog. Dengan setuju dialog, artinya buruh tidak perlu mogok.Saat ditanya mengenai banyak serikat pekerja yang merasa tidak terwakili dengan 6 orang yang duduk dalam perwakilan tripartit, Kalla hanya menjawab enteng. "Ya terserah sajalah. Susah juga kalau kemudian ada yang merasa tidak terwakili," katanya.Soal target revisi, disebutkan Kalla belum ada kesepakatan target antara pemerintah, buruh dan pengusaha. Karena saat ini yang terpenting adalah pengkajian. Setelah mengkaji 1-2 bulan ke depan, baru akan dibicarakan masalah target. (nvt/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads